Menu

Mode Gelap

Politik · 25 Okt 2019 14:31 WITA ·

Cegah Kegaduhan, M-16 Minta Gubernur Tak Publish Nama Tiga Calon Sekda


					Bambang Mei F Perbesar

Bambang Mei F

MATARAM, DS – Lembaga Kajian Sosial dan Politik, M16 menyarankan Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah untuk tidak mengumumkan atau mempublikasi tiga nama calon Sekda NTB yang akan diajukan ke Kemendagri. Selain untuk mempertegas bahwa urusan Sekda adalah hak prerogatif Gubernur, hal ini juga untuk menjaga marwah dan value dari lima calon Sekda yang berkompetisi dalam bursa.

“Gubernur kami pikir tidak perlu mengumumkan tiga nama yang ada di kantongnya. Supaya tidak “gaduh”, seperti kata Gubernur juga, jangan “gaduh-gaduh” (dalam pemilhan Sekda),” ujar Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto menjawab wartawan, Jumat (25/10).

Proses seleksi dalam bursa Calon Sekda NTB sudah usai di tangan Panitia Seleksi (Pansel), dan hasil assesment sudah diserahkan ke tangan Gubernur NTB, pada 19 Oktober lalu.

Menurut Bambang, Pansel tentu hanya menyerahkan hasil penilaian berdasarkan rangking nilai test yang diraih kelima calon Sekda. Bukan menyerahkan hanya tiga nama dengan rangking tertinggi yang harus dikirim Gubernur ke Kemendagri.

Sebab, kata dia, hasil penilaian Pansel hanya salah satu indikator yang akan digunakan Gubernur untuk menentukan siapa tiga besar yang akan diajukan ke Kemendagri.

“Diluar hasil Pansel, Gubernur juga pasti mempertimbangkan track record kinerja masing-masing calon. Kan, Pemprov sudah punya sistem Balance Score Card (BSC) yang polanya sangat objektif, tentu ini jadi pertimbangan juga,” kata Bambang.

M16 juga sudah pernah menggelar diskusi publik “Sekda NTB Idola” yang tujuannya untuk memberi ruang pada Gubernur Zulkieflimansyah mempertimbangkkan aspirasi publik terkait lima calon Sekda NTB.

Hasil penilaian Pansel, standar pengukuran kinerja melalui BSC, dan aspirasi punlik yang berkembang, dipastikan Bambang akan menjadi masukan dan pertimbangan Gubernur secara holistik untuk memutuskan siapa yang tepat menjabat Sekda NTB.

“Jadi semua kembali ke Gubernur. Tapi menurut kami, karena Gubernur juga mengakui lima calon ini semuanya baik dan bagus, maka sebaiknya tidak perlu diumumkan siapa tiga nama yang akan diajukan ke Mendagri,” ungkapnya

Bukan saja untuk menjaga marwah dan valeu para calon Sekda. Hal ini juga untuk menghindari disrupsi opini yang muncul dari kubu-kubu pendukung masing-masing calon.

Lagi pula, menurut Bambang, dengan tidak mengumumkan tiga nama calon itu, maka Gubernur Zulkieflimansyah mampu menunjukan power sebenarnya sebagai Gubernur.

“Logika ini yang harus dipahami masyarakat, publik harus tahu bahwa Sekda itu hak Gubernur. Kan Gubernur yang menjadi user, maka hargai apapun keputusan Gubernur,” ucapnya.

Kendati demikian, Bambang menekankan, melalui sejumlah analisa yang dilakukan, M16 tetap meyakini bahwa tiga calon Sekda yang bakal diajukan Gubernur ke Kemendagri berformasi gender; dua pria dan satu perempuan.

Disinggung soal nama, Bambang memilih merahasikannya, untuk menjaga marwah dan value para calon Sekda. “Jangan sebut namalah, yang penting dua pria satu perempuan. Biar nggak ruet,” tandasnya.RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jelang Pilkada Serentak 2024, M16 Prediksi Golkar, Gerindra dan PDIP NTB Sulit berpisah Jalan

21 Mei 2022 - 16:59 WITA

PPP NTB Siap Jadi Pemenang Pileg 2024

18 Mei 2022 - 17:49 WITA

Soal Pelayanan Mudik 2022, Puan Maharani Apresiasi Kerja Pemerintah dan TNI-Polri

17 Mei 2022 - 17:11 WITA

Isu Caleg Impor, Mik Sudi : Masyarakat Sudah Cerdas Pilih Wakil Terbukti Kerjanya

17 Mei 2022 - 07:03 WITA

Puan: Waisak Momentum Refleksikan Pentingnya Saling Membantu dan Menjaga Kerukunan

16 Mei 2022 - 17:47 WITA

Penuhi Kriteria Pemimpin, Masinton : Mbak Puan Ditempa Sejarah dan Waktu Sejak Remaja

16 Mei 2022 - 17:44 WITA

Trending di Politik