Menu

Mode Gelap

Pemerintah · 4 Nov 2020 05:04 WITA ·

Bupati Sukiman Jawab Permintaan Kenaikan Insentif BPD


					Bupati Sukiman Jawab Permintaan Kenaikan Insentif BPD Perbesar

Suasana Pertemuan Bupati dan Forum BPD

SELONG, DS – Perwakilan Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lombok Timur menemui Bupati untuk menyampaikan harapan kenaikan tunjangan anggota BPD, Selasa (03/11).

Bertempat di ruang rapat Bupati, Perwakilan BPD berharap adanya kenaikan tunjangan bagi anggota BPD di masing-masing desa. “Yang penting ada tambahannya ya. Kami akan usahakan,” ucap Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy merespon permintaan Anggota BPD.

Ia pun memerintahkan langsung Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) dan Asisten bidang pemerintahan menghadap Sekretaris Daerah (Sekda) untuk menyampaikan respon Bupati terhadap permintaan kenaikan tunjangan BPD tersebut.

“Pak Kadis, Pak Asisten langsung menghadap pak Sekda saja setelah ini.
Utarakan pesan saya untuk upayakan tambahan,” perintahnya.

Selain itu, BPD juga meminta pemerintah kabupaten Lombok Timur merubah Peraturan Bupati Nomer 44 tahun 2019. Dimana dalam Perbup tersebut menyebutkan anggaran maksimal untuk biaya operasional BPD sebesar Rp. 5 juta.

“Pak Kadis, tolong carikan saya Perbup-perbup kabupaten lain. Kita bandingkan mana yang sejajar dengan kita. Paling tidak, merubah kata maksimum menjadi kata minimum tidak ada masalah. Kasi tahu Kabag Hukum, Perbup 44 itu dirubah saja,” pintanya.

Sementara untuk besaran maksimal dalam operasional BPD tidak dibatasi dengan menggunakan kata maksimum dalam Perbup. Besaran maskimum biaya operasion BPD tergantung pada kemampuan fiskal desa masing-masing.

“Akan berbeda-beda di tiap desa itu. Kecil dapatnya, tentu kecil juga maksimumnya. Besar dapatnya, tentu besar juga maksimumnya. Yang penting batas minimumnya Rp. 5 juta,” tekannya.

Mendapat respon positif dari apa yang disuarakannya, Wakil Sekretaris I Forum BPD Lombok Timur, Dedi Rachman, yang turut menyuarakan permintaan ke Bupati, mengucap sukur atas jawaban dari Bupati tersebut. Meskipun besaran kenaikan tunjangan dalam rancangan yang diajukan berkisar antara Rp. 100 ribu – Rp. 250 ribu.

“Alhamdulillah sudah disetujui oleh pak Bupati. Terkait nanti berapa besaran yang bisa dinaikkan di masing-masing anggota. Entah Rp. 100 ribu sampai Rp. 250 ribu yang sesuai dengan rancangan yang sudah kita berikan itu. Insyaallah per Januari 2021 sudah bisa naik,” tuturnya. Dd

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Belajar Limbah Jadi Bahan Bakar, Juju ke Amerika

30 September 2022 - 15:00 WITA

Jurus Baru Pemprov NTB Cegah Stunting

29 September 2022 - 12:47 WITA

Pemprov NTB Dukung Program DPD HNSI

29 September 2022 - 12:43 WITA

Alokasi Dana Baznas Masih Kurang, Begini Respon Gubernur NTB

29 September 2022 - 12:39 WITA

Wujudkan Net-Zero Emission Tahun 2050

27 September 2022 - 19:38 WITA

OPD Diminta Tertibkan Penggunan Bahasa Indonesia di Ruang Publik

27 September 2022 - 17:54 WITA

Trending di Pemerintah