Berbagi Berita Merangkai Cerita

Bupati Sukiman Jawab Permintaan Kenaikan Insentif BPD

1.669

Suasana Pertemuan Bupati dan Forum BPD

SELONG, DS – Perwakilan Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lombok Timur menemui Bupati untuk menyampaikan harapan kenaikan tunjangan anggota BPD, Selasa (03/11).

Bertempat di ruang rapat Bupati, Perwakilan BPD berharap adanya kenaikan tunjangan bagi anggota BPD di masing-masing desa. “Yang penting ada tambahannya ya. Kami akan usahakan,” ucap Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy merespon permintaan Anggota BPD.

Ia pun memerintahkan langsung Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) dan Asisten bidang pemerintahan menghadap Sekretaris Daerah (Sekda) untuk menyampaikan respon Bupati terhadap permintaan kenaikan tunjangan BPD tersebut.

“Pak Kadis, Pak Asisten langsung menghadap pak Sekda saja setelah ini.
Utarakan pesan saya untuk upayakan tambahan,” perintahnya.

Selain itu, BPD juga meminta pemerintah kabupaten Lombok Timur merubah Peraturan Bupati Nomer 44 tahun 2019. Dimana dalam Perbup tersebut menyebutkan anggaran maksimal untuk biaya operasional BPD sebesar Rp. 5 juta.

“Pak Kadis, tolong carikan saya Perbup-perbup kabupaten lain. Kita bandingkan mana yang sejajar dengan kita. Paling tidak, merubah kata maksimum menjadi kata minimum tidak ada masalah. Kasi tahu Kabag Hukum, Perbup 44 itu dirubah saja,” pintanya.

Sementara untuk besaran maksimal dalam operasional BPD tidak dibatasi dengan menggunakan kata maksimum dalam Perbup. Besaran maskimum biaya operasion BPD tergantung pada kemampuan fiskal desa masing-masing.

“Akan berbeda-beda di tiap desa itu. Kecil dapatnya, tentu kecil juga maksimumnya. Besar dapatnya, tentu besar juga maksimumnya. Yang penting batas minimumnya Rp. 5 juta,” tekannya.

Mendapat respon positif dari apa yang disuarakannya, Wakil Sekretaris I Forum BPD Lombok Timur, Dedi Rachman, yang turut menyuarakan permintaan ke Bupati, mengucap sukur atas jawaban dari Bupati tersebut. Meskipun besaran kenaikan tunjangan dalam rancangan yang diajukan berkisar antara Rp. 100 ribu – Rp. 250 ribu.

“Alhamdulillah sudah disetujui oleh pak Bupati. Terkait nanti berapa besaran yang bisa dinaikkan di masing-masing anggota. Entah Rp. 100 ribu sampai Rp. 250 ribu yang sesuai dengan rancangan yang sudah kita berikan itu. Insyaallah per Januari 2021 sudah bisa naik,” tuturnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.