Berbagi Berita Merangkai Cerita

Bupati Perintahkan Dikbud Realisasikan Sekolah Difabel

0 9

Selong,DS Menindaklanjuti janji Pemda Lombok Timur untuk memberikan perhatian kepada difabel, Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy, mengumpulkan dan memerintahkan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur untuk memanfaatkan asset yang ada untuk sekolah bagi difabel.

Hal itu disampaikannya pada Rapat Koordinasi yang berlangsung Senin (3/02) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati. Bupati memerintahkan UPT Dikbud dapat merealisasikan sekolah bagi difabel. Keberadaan sekolah difabel menurut Bupati paling tidak ada di beberapa lokasi yang lebih mudah dijangkau. Saat ini sekolah bagi difabel, seperti SLB selain di Selong terdapat di Kecamatan Sakra. Dari segi lokasi, jumlah ini dinilai belum mencukupi. Setidaknya ada di wilayah selatan, wilayah tengah dan wilayah utara.

Bupati kembali mengingatkan agar tidak ada lagi sekolah yang mengeluarkan siswa difabel. Siswa yang telah dikeluarkan diminta untuk dipanggil kembali. Bupati mengingatkan agar tidak melakukan diskriminasi terhadap difabel.

“Perlakukan difabel dengan baik. Jangan sampai mengaburkan masa depan mereka dengan ketidakberpihakan kita,” ungkapnya. Bupati meminta untuk memanfaatkan asset pemerintah yang ada di wilayah masing-masing dan mencari guru yang sesuai bagi kebutuhan siswa difabel.

Selain mengakomodasi pendidikan difabel Bupati juga menegaskan agar dibentuk satu TK Pembina di masing-masing Kecamatan. “Cari anaknya, cari gurunya, cari lokasinya, nanti kita laporkan ke provinsi, untuk diserahkan ke provinsi,” tegas Bupati. Hal ini disampaikan terkait pengelolaan sekolah luar biasa (SLB) yang kini menjadi ranah pemerintah provinsi.

Di samping membahas persoalan pendidikan, rapat koordinasi yang juga diikuti Kepala UPTD Pertanian ini juga membahas persoalan terkait program pengeloaan bawang putih dan KUR kerjasama Pemda Lombok Timur dengan HKTI Provinsi NTB.

Bupati Sukiman mengingatkan adanya nota kesepahaman antara Pemda Lombok Timur dengan HKTI Provinsi NTB, di mana Dinas Pertanian akan memberikan bantuan bimbingan dan penyuluhan kepada kelompok tani sementara Camat menyediakan lahan untuk menanam bibit bawang putih dan jagung.  Karenanya setiap kecamatan diminta melakukan inventarisir luas lahan yang dapat digunakan untuk keperluan penyediaan bibit bawang putih dan jagung.

Ketua HKTI NTB yang juga Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi Sj dalam kesempatan tersebut mengingatkan agar Petani dan Pemerintah Lombok Timur memanfaatkan status Sembalun sebagai sentra bibit bawang putih nasional. Pemerintah juga diharapkan dapat menetapkan harga minimal bawang putih dan jagung untuk melindungi petani.  Sementara untuk pembiayaan HKTI telah bermitra dengan perbankan, salah satunya adalah Bank NTB Syariah untuk membantu pembiayaan usaha tani anggotanya.

Bank NTB syariah mengaku siap melayani petani Lombok Timur untuk pembiayaan usaha taninya. Kepala Bank NTB Syariah cabang Selong L. Syamsul Hadi menjelaskan Bank NTB memaparkan saat ini tengah memverifikasi 561 petani untuk mendapat Kredit usaha rakyat (KUR) berdasarkan rekomendasi HKTI. hm

Leave A Reply