Berbagi Berita Merangkai Cerita

Bupati Najmul : Jurnalis adalah Partner Strategis Pemkab KLU

0 7

MATARAM, DS – Keberadaan jurnalis merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Karena itu, ia sangat berharap jurnalis di NTB, baik cetak maupun elektronik bisa lebih objektif melihat fakta pembangunan dan tidak hanya memburu pemberitaan negatif.

Hal itu disampaikan Bupati Najmul saat pertemuan pimpinan daerah dengan pimpinan media yang diinisiasi Humas dan Protokoler Setda KLU di salah satu hotel di Kota Mataram, Kamis (12/12) petang.

Najmul menegaskan, melalui kerja-kerja jurnalis yang lebih objektif, masyarakat akan dapat memeroleh informasi pemerintahan dan pembangunan lebih lengkap yang saat ini gencar dilaksanakan.

“Kalau saya itu, adanya peran jurnalis sangat penting. Jurnalis adalah parner juga mitra strategis dalam penyampaian informasi-informasi pembangunan. Sehingga, informasi tentang hasil pembangunan di daerah bisa tersampaikan dengan baik pada masyarakat KLU,” ujarnya dalam sambutannya.

Najmul mengatakan perlu mengundang para pimpinan media karena media adalah partner. Ia pun menuturkan akhir-akhir ini banyak aksi demonstrasi yang terkesan menyudutkan dirinya, termasuk demo di Jakarta yang dilakukan bukan oleh orang yang berasal dari KLU. Padahal, persoalan yang dibawa para pengunjuk rasa itu tidak benar adanya.

“Tolong, sampaikanlah informasi yang benar dan objektif, bukan hanya berita yang kurang baik. Sebab banyak hal baik yang sudah kita lakukan, namun luput dari sorotan media,” tegasnya.

Menurut Najmul, jurnalis dengan fungsi kontrol sosial yang melekat dalam tugas profesinya diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menyampaikan berita sesuai fakta dan kondisi. Tidak cenderung hanya membangun opini negatif.

Ia pun mencontohkan aksi demonstrasi terkait kasus tanah di KLU yang kini marak dan mengarah pada tudingan adanya persekongkolan jahat. Padahal, tanah yang diributkan itu adalah tanah tempat ibadah yang diklaim merupakan milik pribadi.Secara kebetulan yang menggugat adalah pejabat di Pemkab KLU.

Oleh karena itu, kata Najmul, seyogyanya pemberitaan yang akan dipublikasikan itu diolah sesuai fakta. Yakni, bila perlu dirinya dikonfirmasi terkait persoalan tanah itu.

“Yang ada itu kesannya saya yang salah. Namun anehnya, tidak ada satupun wartawan yang mengklarifikasi berita terkait tudingan pengunjuk rasa itu ke saya. Bagi saya, silahkan sampaikan sisi negatif kinerja, namun juga hal-hal positif yang pemkab KLU lakukan dan sudah berprestasi nasional juga harus ditampilkan,” ucap Najmul.

Ia menuturkan, keberhasilan KLU dalam memenuhi pelayanan dasar warga. Diantaranya, pemberian KK/KTP yang hanya memakan waktu selama 30 menit, serta penurunan angka kemiskinan seyogyanya juga dipublikasikan pada masyarakat. Termasuk program pemda setempat dalam mengurangi angka stunting (gizi buruk) terbaik di NTB juga capaian keberhasilan menyelesaikan pembangunan rumah pasca gempa bumi yang sudah mencapai sekitar 35 ribu unit pada triwulan pertama, seyogyanya perlu disampaikan pada msayarakat luas.

“Jadi, saya berharap jurnalis berperan memberikan informasi yang jelas dan lengkap, sehingga masyarakat dapat memahami proses pembangunan ini secara utuh dan jelas. Dan utama, mana-mana program unggulan yang mampu dicapai oleh pemda KLU juga perlu disampaikan dengan proporsi yang seimbang kedepannya,” tandas Najmul Akhyar. RUL.

Leave A Reply