Berbagi Berita Merangkai Cerita

Bupati Lotim Minta Basis Pertanian dipertahankan

25

SELONG, DS- “Pertahankan lahan-lahan yang menjadi basis pertanian yang ada di daerah ini agar tidak dikonversi, diubah menajdi hutan beton yang akan mendatangkan permasalahan di kemudian hari,” pesan Bupati Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy.

Pesan tersebut ditekankan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Perizinan Terpadu Satu Pintu serta seluruh pemangku kepentingan yang hadir pada acara Pelantikan Pengurus DPC Persatuan Penggilingan Padi (Perpadi).

Hal ini berkaca pada masa pandemi covid-19 di mana sektor pertanian dinilai yang paling kecil terkena dampak, “Pandemi ini mengajarkan kepada kita untuk mempertahankan basis pertanian ini sebaik mungkin. Pengalaman daerah lain yang PADnya didominasi sektor lain seperti pariwisata di masa pandemi ini sungguh luar biasa dampaknya terhadap realisasi pendapatan daerah,” ungkapnya.


Kepada Pengurus Perpadi yang baru dilantik Bupati optimis organisasi yang baru saja dibentuk ini dapat eksis dan berkembang serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan, utamanya padi sebagai makanan pokok utama. Terlebih Lombok Timur memiliki potensi, baik dari kuantitas maupun kualitas. Karena itu pula Bupati meyakinkan lembaga keuangan (BUMN) agar dapat memfasilitasi anggota Perpadi meningkatkan dan mengembangkan usahanya melalui kredit usaha rakyat atau bentuk lainnya yang tersedia.


Pengurus Perpadi diharapkan pula dapat bersinergi dengan Perusahaan Daerah Selaparang Agro guna mewujudkan PERPADI sebagai penyangga/ buffer stock pangan. Demikian halnya dengan penggilingan keliling yang saat ini cukup banyak beroperasi. Bupati meminta agar Perpadi dapat merangkul, bukan dilihat sebagai pesaing melainkan sebagai mitra karena beroperasi dalam sekala sangat kecil di pelosok.


Pemerintah memiliki harapan besar terhadap Perpadi sebagai organisasi yang menaungi pengusaha penggilingan padi—yang merupakan komoditas strategis–mewujudkan ketahanan pangan. Sebab sesungguhnya keberadaan Perpadi tidak saja memiliki peran penting bagi para pengusaha tapi juga bagi seluruh masyarakat. Apalagi mengingat sebagian besar penduduk Lombok Timur masih bergantung di sektor pertanian, dan sektor ini masih menjadi menyumbang terbesar PDRB Lombok Timur.


Kaitannya dengan pandemi Bupati Sukiman juga mengingatkan pentingnya menjalankan protokol kesehatan seperti cuci tangan (termasuk melalui wudhu), jaga jarak, dan menggunakan masker. Hal ini penting mengingat penyebaran masih terjadi. hm

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.