Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 23 Jun 2022 14:27 WITA ·

Bupati Lotim Ceritakan Teladan TGH Zainuddin Abdul Madjid


					Peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Darul Azmi Al-Masyhur Nahdlatul Wathan Penalet,hmlt Perbesar

Peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Darul Azmi Al-Masyhur Nahdlatul Wathan Penalet,hmlt

Selong,DS- Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy melakukan peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Darul Azmi Al-Masyhur Nahdlatul Wathan Penalet, Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru Kamis (23/6).

Bupati dalam sambutannya menceritakan sebuah teladan dari Al Magfurlah TGH. M Zainuddin Abdul Majid yang memotivasi masyarakat untuk membangun pondok pesantren dengan memberikan bantuan berupa dana pembelian tanah. Hal tersebut menjadi teladan betapa pentingnya berinvestasi atau mendukung pendidikan. Bupati mengungkapkan bahwa pendidikan menjadi amal jariah yang pahalanya terus mengalir. Sama halnya dengan pembangunan MI Darul Azmi Al Masyhur tersebut.

Bupati bahkan menyebutnya sebagai tiga dalam satu (3in1). Hal itu mengingat dalam pembangunan sebuah sekolah mencakup tiga hal, yaitu amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak sholeh. “Ketiganya tercakup di situ, kalau dalam bahasa sekarang namanya three in one atau tiga dalam 1 tempat,” ungkapnya.

Karena itu Bupati mengajak masyarakat setempat untuk membantu pembangunan MI tersebut. “Sumbangan untuk ponpes yang akan dibangun akan terus mengalir sepanjang ponpes ini masih berdiri. Semua ilmu akan didapatkan dan diajarkan kepada anak-anak di Ponpes yang akan dibangun ini,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan sekolah tersebut. Diakuinya kontribusi pihak swasta terhadap pendidikan di daerah ini sangat besar, utamanya mendukung usia lama sekolah masyarakat Lombok Timur. Bupati juga mendorong agar masyarakat meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengikuti kejar paket A, B, maupun C, “jangan sampai ada yang putus sekolah,” pesannya. Kehadiran MI ini diharapkan dapat mengurangi persoalan pendidikan masyarakat Dusun Penalet.

Sementara itu Ketua pembangunan MI Darul Azmi Sarijul Basri menyampaikan anggaran pembangunan MI berasal dari swadaya masyarakat Desa Wakan. Diharapkan MI ini nantinya berkembang menjadi pondok pesantren, menambah jumlah sarana pendidikan bagi masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Bangkesbangpoldagri, Camat Jerowaru, Kades Wakan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KTT Bebaturan Siapkan Sapi untuk Hewan Kurban

3 Juli 2022 - 15:26 WITA

Dirangkaikan dengan Harganas, Car Free Day Bangun Komitmen Turunkan Stunting

3 Juli 2022 - 12:01 WITA

Pemukulan Bedug Warnai MTQ XXIX Provinsi di Selong

1 Juli 2022 - 20:11 WITA

MTQ Provinsi di Lotim, Semangat bagi Millenial Bumikan Al-Qur’an

29 Juni 2022 - 09:25 WITA

Pisah Sambut Ketua PN 1B Selong,Bupati Paparkan Diskusi tentang Tiga Macam Hakim

25 Juni 2022 - 11:02 WITA

Sebanyak 974 Mahasisswa Unram “Serbu” 95 Desa di Lotim

23 Juni 2022 - 14:31 WITA

Trending di Lombok Timur