Menu

Mode Gelap

Dinamika · 7 Jun 2022 18:18 WITA ·

Bupati KLU Dukung Gawe Gubuk LPA-Unicef


					Bupati KLU menerima audiensi tim dari Lembaga Perlindungan Anak NTB. ian Perbesar

Bupati KLU menerima audiensi tim dari Lembaga Perlindungan Anak NTB. ian

KLU,DS-Bupati KLU, H.Djohan Sjamsu mendukung pelaksanaan gawe gubuk di lima desa di kabupaten setempat yang akan berlangsung akhir Juni hingga awal Juli 2022. Gawe gubuk pelayanan terintegrasi untuk anak rentan itu merupakan insiasi LPA (Lembaga Perlindungan Anak) bekerjasama dengan Unicef.

Menerima audiensi LPA NTB yang dipimpin H.Sahan SH, Senin (7/6), Bupati mengemukakan bahwa Pemkab setempat memiliki beberapa jenis pelayanan akan tetapi masyarakat sering kali belum faham. Sebutlah dalam soal pengurusan akta kelahiran sebagai dokumen dasar warga.Pihaknya pun sudah menempatkan petugas di tiap kecamatan agar kepemilikan adminduk tertangani dengan baik.

Djohan menilai masih banyak persoalan di KLU yang memerlukan penanganan serius ditengah kondisi perkantoran pemerintah di sana yang belum rampung. Karena itulah keterlibatan berbagai pihak dalam pembangunan KLU sangat didukung.

“Kita sambut baik gawe gubuk ini. Mudah-mudahan dengan keterlbatan berbagai pihak hak-hal seperti ini bisa selesai,” katanya seraya menegaskan agar OPD terkait hadir memberikan pelayanan dalam gawe gubuk tersebut.

Menurut Djohan, beragam persoalan masih menimpa anak-anak KLU. Ia mencontohkan perkawinan anak yang masih marak dan menempati posisi tertinggi di NTB. Demikian halnya dengan kasus stunting yang merupakan buah dari pernikahan anak.

“Mudahan kedepan perkawinan dini itu bisa dicegah,” kata Djohan.

Sementara itu Ketua LPA NTB, H.Sahan, SH, mengatakan gawe gubuk layanan integratif untuk anak rentan tersebut akan berlangsung di lima desa masing-masing Menggala, Tegal Maja, Senaru, Sukadana, dan Gumantar. Terdapat sedikitnya tujuh model pelayanan yang akan dilangsungkan pada gawe gubuk sesuai dengan kebutuhan anak rentan.

“Hal itu seperti akta kelahiran, anak putus sekolah, BPJS, stunting, disabilitas, dan lain-lain. Itu semua berkaitan dengan komitmen Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA),” kata Sahan seraya menambahkan bahwa sebelumnya bupati sudah melaunching komitmen tersebut.

Hadir dalam pertemuan itu Kadis Sosial dan Bappeda KLU. ian

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jumlah Masjid di NTB Capai 9.996

15 Agustus 2022 - 21:09 WITA

Ingin Sang Dewi Bersih dan Cantik, Kru Bank Panin Dubai Syariah NTB Gotong Sampah

15 Agustus 2022 - 19:07 WITA

Ternyata Bunda Niken Fasih Nyanyikan Lagu Daerah

13 Agustus 2022 - 18:59 WITA

Ribuan Kader PKK Ikuti Jambore dan Kelilingi Kota Dompu

12 Agustus 2022 - 15:22 WITA

Lombok Barat Juara 1 Turnamen Bola Voli Pelajar Piala Gubernur NTB 2022

11 Agustus 2022 - 19:31 WITA

Kandaskan KSB, Lobar Berhadapan dengan Kabupaten Bima pada Laga Bola Voli Pelajar Piala Gubernur NTB 2022

11 Agustus 2022 - 12:19 WITA

Trending di Dinamika