A place where you need to follow for what happening in world cup

Bupati KLU Bangga Progres Pembangunan Huntap Capai Ratusan

0 27

KLU, DS-Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), Dr. H. Najmul Akhyar, kini sudah mulai bisa tersenyum. Pasalnya, jika sebelumnya jumlah huntap yang dibangun hanya puluhan, namun kini sudah mencapai ratusan.

“Kita mengapresiasi kerjasama semua pihak dalam pembangunan huntap warga. Selama beberapa pekan terlahir sudah ada ratusan rumah warga yang sudah terbangun,” ungkap Bupati Najmul Akhyar.

“Jika sebelumnya huntap warga hanya kisaran 20-30 unit. Sekarang sudah mencapai ratusan. Saya yang langsung turun disetiap peletakan batu pertama jumlahnya sudah ratusan,” sebutnya.

Menurutnya, percepatan pembangunannya terus berlangsung. Masyarakat juga mendukung dan turut agar rumah-rumah mereka dipercepat mengingat cuaca musim hujan terjadi terus menerus di Lombok Utara.

Bupati juga mengajak para camat dan kades, kadus serta fasilitator pendamping bisa terus bekerja sama membantu masyarakat hingga mempunyai tempat tinggal. Karena itulah, perlu semua pihak mempercepat merealisasikan pembangunan rumah warga.

Khususnya bagi masyarakat yang berada di pinggir jalan, diharapkan jangan membangun terlalu pinggir, sebab jangka panjang pasti ada pelebaran jalan. Begitu juga sarana yang ada di permukiman, bupati menginginkan diberikan ruang untuk gang supaya miniman ambulance bisa masuk.

Sementara itu, masyarakat di 33 desa yang ada di lima kecamatan berlomba-lomba menentukan jenis rumah tahan gempa dan membentuk kelompok masyarakat (Pokmas). Mereka berharap bisa ditempati lebih cepat agar terhindar dari air hujan dan angin kencang, sehingga masyarakat bisa lebih nyaman kembali untuk berkumpul bersama keluarganya.

Di Kecamtan Bayan, misalnya, jumlah rumah tahan gempa yang prroses pembangunan sebanyak 1.224 unit tersebar di Desa Senaru, Desa Anyar, Desa Akar-Akar, dan Desa Mumbul Sari. Sedangkan, desa-desa lain terus mempercepat pengurusannya.

Camat Bayan, Intiha, kepada wartawan menyampaikan di wilayah Bayan, yang paling banyak mulai membangun di Desa Senaru yakni 339 unit, dan Desa Akar-Akar 524 unit.

Sesuai data BPBD KLU rumah yang mengalami rusak di wilayah Kecamatan Bayan mencapai 10.852 unit rusak berat, 2.035 unit rusak sedang, dan 678 unit rusak ringan.

Menurutnya jenis rumah tahan gempa yang dipilih masyarakat bervariasi, ada rumah instan konvensional (Riko), rumah instan kayu (Rika), rumah instan sehat sederhana (Risha), dan jenis-jenis rumah lainnya.

“Tim dari kecamatan turun ke desa-desa bertemu langsung dengan fasilitator pendamping dari Rekompak dan Pokmas penerima bantuan perbaikan rumah dan terus memotivasi masyarakat untuk segera membentuk Pokmas,” tandasnya.(man)

Leave A Reply

Lewat ke baris perkakas