Berbagi Berita Merangkai Cerita

Bupati Bersama Kapolres Lombok Utara Launching Lomba Kampung Sehat NTB di Pemenang

33

Pemenang, DS, Bupati Lombok Utara, Dr H Najmul Akhyar SH MH bersama Kapolres Lombok Utara AKBP Fery Jaya Satriansyah SH melaunching Lomba Kampung Sehat di Kantor Desa Pemenang Barat, dihadiri Ketua DPRD Nasrudin, S.Ag, Forkopimda, para pejabat utama Polres Lombok Utara para camat, kades se-Lombok Utara, Sabtu (19/6/2020).Kegiatan lomba berlangsung hingga bulan Oktober 2020.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan rangkaian launching Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah bersama Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal SIK MH melalui teleconference dengan seluruh Polres di wilayah NTB. Rangkaian kegiatan dipandu terpadu, mengacu pada protokol kesehatan dan SOP Covid-19 dengan menggunakan masker secara serentak, dilanjutkan dengan simulasi penggunaan hand sanitizer, dan penyemprotan disinfektan.

Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah yang membuka acara secara resmi menyambut baik Lomba Kampung Sehat karena Covid-19 mampu ditekan. Masyarakat tetap sehat dengan semangat kekompakan, bersih bersinar dan bersih dari narkoba.

Adapun Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal SIK MH memaparkan pelaksanaan Kampung Sehat berbasis lomba sebagai strategi guna memacu partisipasi masyarakat untuk berlomba-lomba mencari formula menurut budaya setempat agar tidak kaku dengan protokol kesehatan yang selama ini ditentukan.

“Dengan niat yang tulus kepada Tuhan Yang Maha Esa, tidak mungkin tidak bisa berhasil asal kita bersama, bersama kita bisa. Insha Allah, Tuhan membantu kita, NTB next time better,” urai kapolda.

Adanya pandemi covid, berdampak pada segala bidang, tetapi pengelolaan ketahanan pangan untuk masyarakat tetap berjalan dengan baik dan kini ekonomi menggeliat kembali.

“Kegiatan Lomba Kampung Sehat membantu bagaimana memaksimalkan peranan masyarakat untuk mematuhi protokol Covid-19 yang merupakan inti dari terlaksananya pencegahan Covid-19,” tutur Kapolda seraya menguraikan standar protokol yang dilaksanakan adalah standar WHO.

Menurutnya, curva penyebaran Covid-19 menurun signifikan setelah lomba. Pasalnya, lomba menjadi sebuah intervensi untuk bersama-sama menekan angka penyebarannya.

Sementara itu, Bupati Najmul mengapresiasi Polri, TNI, Tenaga Kesehatan dan semua pihak atas prestasi zero Covid-19 di Lombok Utara dengan tak bertambahnya terdampak corona serta sembuhnya para pasien.

“Petugas kesehatan tiada henti-hentinya memotivasi masyarakat, memberikan dorongan bagaimana melakukan langkah-langkah memutus mata rantai Covid-19. Tidak sedikit tantangan yang dihadapi mulai dari bagaimana masyarakat memahami Covid-19, sehingga ada muncul eskalasi di masyarakat. Namun, itulah dinamika dalam melaksanakan amanah menghadapi virus corona ini,” tuturnya.

Bupati Najmul berharap daerah Lombok Utara segera keluar dari kondisi virus corona yang berdampak tak hanya pada aspek kesehatan saja, tetapi berpengaruh pada aspek ekonomi, sosial, bahkan aspek budaya. Aspek ekonomi masyarakat menjadi terbatas ruangnya mencari kehidupan hal ini juga dirasakan oleh para pelaku usaha.

“Menghadapi covid-19 ini, seolah berperang dan memang merupakan peperangan menghadapi corona. Tak ada satu daerah pun yang siap menghadapi Covid ini, semua APBD terganggu, mudahan dengan ikhtiar yang baik, kita segera keluar dari kondisi ini,” jelasnya.

Lombok Utara termasuk daerah yang mulai pulih, mulai melaksanakan kegiatan-kegiatan dengan new normal, namun tetap memperhatikan prosedur penanganan Covid-19.

Kata dia, Lomba Kampung Sehat memacu kesadaran tentang bahaya Covid-19. Pada saatnya nanti Covid-19 nol dapat dipertahankan, bila perlu untuk waktu seterusnya.

Kapolres Lombok Utara AKBP Fery Jaya Satriansyah SH memaparkan memperhatikan daya tahan kesehatan masyarakat,secara luas. Tidak semata-mata masalah keamanan namun menyangkut berbagai aspek yaitu aspek kesehatan, aspek sosial, aspek ekonomi, aspek informasi dan kreatifitas. Dalam mewujudkan keempat aspek tersebut, Kapolres berharap Forkopimda, DPRD dan masyarakat, bersama-sama berpadu mewujudkannya.

“Dalam lomba ini mencari tiga peserta terbaik, untuk mewakili Lombok Utara maju pada tingkat provinsi. Begitu juga dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat kecamatan dan seterusnya. Dari lima kecamatan, ada 15 desa yang yang berlomba, guna mendapatkan tiga pemenang yang berlomba pada tingkat selanjutnya,” tutur kapolres.

Acara diakhiri dengan penyerahan secara simbolis, bantuan masker, senter dan bibit (sebagai simbol kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan) serta foto bersama. Kegiatan launching Kampung Sehat 2020 lancar dan khidmat. (wld)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.