Berbagi Berita Merangkai Cerita

Buka Pintu ke Ruslan, Hanura Realistis di Pilkada Loteng 2020

0 87

MATARAM, DS – Langkah politisi kawakan PDIP NTB, Ruslan Turmudzi, untuk maju dalam bursa pemilihan calon bupati di Pilkada Loteng tahun 2020, nampaknya kian terbuka lebar.

Kendati parpol besutan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri itu hanya meloloskan satu kursi di DPRD Loteng pada pemilu 2019 lalu,  sejumlah partai politik justru memberikan pintu pada anggota DPRD NTB lima periode itu untuk turun mengabdi pada masyarakatnya. Salah satunya, DPD Hanura NTB.

Ketua DPD Partai Hanura NTB, H. Syamsu Rizal, mengakui jika pihaknya memberikan kesempatan  kepada kader dan nonkader untuk mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Loteng Tahun 2020 nanti.

Menurut dia, dari sejumlah pengamatan yang dilakukan para kadernya di tingkat akar rumput, nama Ruslan Turmudzi masuk salah satu figur calon bupati potensial sebagai pengganti estafet kepemimpinan Suhaili FT.

“Wajarlah kalau kami membuka pintu pada pak Ruslan untuk menggunakan Hanura, karena beliau (Pak Ruslan) itu salah satu figur politisi kawakan di Loteng. Sehingga,  punya gerbong dan akar yang kuat dibawah,” ujar Rizal menjawab wartawan di Kantor DPRD NTB, Selasa (2/7).

Ia mengatakan pada Pilkada Loteng tahun 2020, pihaknya memilih realistis mengingat partai Hanura pada pemilu 2019 mengalami kekurangan satu kursi dari awalnya tiga kursi.

Oleh karena itu, keinginan aspirasi kader itu layak diatensi. “Kalau memang pak Ruslan serius untuk maju pada Pilkada Loteng, kita akan bawa aspirasi ini ke organisasi NW Anjani selaku induk daripada Hanura NTB,” kata Rizal.

Terus Gerilya

Sementara itu, Ruslan sendiri terpantau terus bergerilya menjalin komunikasi politik dengan pimpinan parpol dan calon kandidat pasangannya pada Pilkada Loteng 2020.

Salah satu calon kandidat yang didekati adalah Ferdian Elmiansyah, yang merupakan putra sulung Bupati Loteng Moh. Suhaili FT. “Saat ini saya lagi dekati Ferdian  untuk kemungkinan kita bisa berpasangan,” ujar Ruslan menjawab wartawan.

Untuk berpasangan dengan Ferdian, Ruslan mengaku sudah menyampaikan keinginannya itu pada Suhaili FT. Menurutnya, tidak sulit membangun komunikasi politik dengan Ketua DPD Partai Golkar NTB itu, karena keduanya bersahabat. Kendati begitu, belum ada kesepakatan politik apapun. “Kita baru sebatas menyamakan pandangan dan persepsi,” tandas Anggota DPRD NTB Dapil Loteng lima periode tersebut.

PDIP sendiri di Pileg 2019 hanya meraih satu kursi di DPRD Loteng. Artinya masih kurang delapan kursi sebagai syarat minimal untuk bisa mengusung pasangan calon kepala daerah. Namun Ruslan optimis tetap akan maju dengan partai koalisi. Sejauh ini ada sejumlah partai didekati, di antaranya Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PKB, dan lainnya. “Kita berusaha agar bisa memenuhi persyaratan dukungan parpol,” tegasnya.

Setelah lima periode lolos di DPRD NTB dan mengabdi untuk masyarakat Loteng, Ruslan mengaku mendapatkan banyak aspirasi dari masyarakat untuk maju mencalonkan diri di Pilkada Loteng 2020. “Ini aspirasi dan kehendak masyarakat, tidak bisa saya abaikan,” ucapnya.

Sementara itu, Ferdian tidak menampik bahwa sejumlah kandidat menjalin komunikasi dengan dirinya. Namun hingga saat ini ia juga belum memutuskan apakah maju atau tidak. Masih terus mencermati dinamika yang berkembang, terutama aspirasi dan dorongan masyarakat agar dirinya tampil di Pilkada. “Jika aspirasi masyarakat kuat meminta saya maju, tentu aspirasi itu harus kita hargai dan hormati. Tetapi biarlah itu semua mengalir,” tandasnya.RUL.

Leave A Reply