Berbagi Berita Merangkai Cerita

Besok PPKM Darurat Berlaku di Mataram

391

FOTO. Danrem bersama Wakil Wali Kota Mataram TGH. Mujiburrahman saat memimpin apel siaga tiga pilar untuk memastikan kesiapan PPKM Darurat di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram. (FOTO. HUMAS KOREM WIRABHAKTI/DS).

MATARAM, DS – JajaranTNI/Polri bersama Forkopimda Kota Mataram menggelar apel siaga tiga pilar dalam rangka penerapan PPKM Darurat di wilayah Kota Mataram, Minggu (11/7).

Dalam apel yang berlangsung di Lapangan Sangkareang Jalan Pejanggik, Kota Mataram juga dirangkaikan dengan persiapan Kaposkamling itu tampak selain Danrem, hadir pula Kasrem 162/WB, Para Kasi Korem 162/WB, Kapolresta Mataram, Dandim 1606/Mataram, Kabid Humas Polda NTB.

Selain itu, Wakil Wali Kota TGH. Mujiburahman dan Ketua DPRD dan OPD lingkup Pemkot Mataram juga turut serta.

Apel siaga tiga pilar dan persiapan PPKM Darurat kali ini, dipimpin langsung oleh Danrem 162/WB Ahmad Rizal Ramdhani.

Danrem 162/WB mengatakan, apel ini atas petunjuk komando dari pemerintah pusat. Apalagi, pusat telah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di luar Pulau Jawa-Bali. Di mana, Kota Mataram juga ikut masuk didalamnya.

“Pagi ini kami laksanakan apel gelar tiga pilar dan hari ini untuk mengecek kesiapan dari masing masing desa/kelurahan, kecamatan bahkan sampai tingkat kota terkait kesiapan untuk melaksanakan PPKM darurat,”ujarnya dalam sambutannya.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat akan dimulai pada Senin 12 Juli 2021.

Tak hanya itu, Rizal juga menyatakan dukungan penuh dari TNI-Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam pencegahan penularan covid-19 di wilayah NTB, khususnya Kota Mataram.

“Kami dari korem dan polda NTB mendukung penuh pelaksanaan PPKM Mikro Darurat di Kota mataram baik berupa tenaga, maupun alat,” jelas Danrem.

Sebelumnya, pemerintah pusat sudah mengumumkan PPKM darurat di 15 wilayah luar Jawa-Bali, termasuk Kota Mataram.

Sementara itu, Wakil
Wali Kota Mataram TGH. Mujiburrahman berharap agar aparat dapat bertindak tegas apabila menemukan masyarakat yang melanggar, namun tidak arogan.

“Ini dilaksanakan demi kebaikan bersama dan untuk menyelamatkan masyarakat agar tidak tertular covid-19,”tandas Mujiburrahman.

Ia berharap dengan dilaksanakannya PPKM Darurat di Kota Mataram angka kasus Covid-19 dapat menurun agar bisa meningkatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat dan kembali hidup normal seperti sedia kala. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.