Bertambah Dua Orang dari Lotim, Kasus Positif Covid-19 di NTB Jadi 10 Orang

2 min read

MATARAM, DS – Pasien positif Corona di NTB menjadi 10 orang. Dari delapan yang terkonfirmasi positif, pada Senin (6/4) malam sekitar pukul 21.10 Wita terkonfirmasi penambahan postif bertambah sebanyak dua orang.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi, mengatakan pasien positif nomor 09 berinisial NM, perempuan berusia 28 tahun asal Lombok Timur.

“Pasien memiliki riwayat kontak erat dengan pasien nomor 01 asal Lombok Timur,” ujar Gita dalam siaran tertulisnya. Pasien 09 ini dalam 14 hari terakhir sebelumnya sakit dan tidak pernah pergi ke daerah pandemi atau terpapar Corona.

Kemudian pasien positif nomor 10 seorang laki-laki berinisial MI (41) asal Lombok Timur. Dia juga memiliki riwayat kontak erat dengan pasien nomor 01 asal Lombok Timur.

“Pasien nomor 10 dan nomor 09 tidak pernah pergi ke daerah pandemi, namun memiliki riwayat kontak dengan pasien 01,” ujarnya.

Kedua pasien saat ini dirawat di RSUD dr. R. Soedjono Selong, Lombok Timur dengan kondisi yang mulai membaik.

“Dengan adanya tambahan dua kasus terkonfirmasi positif COVID-19, maka jumlah pasien positif COVID-19 di NTB 10 orang,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya Jumat (2/4) Pemprov NTB mengumumkan identitas pasien ke tujuh dan kedelapan yang dinyatakan positif korona. Saat itu Sekda NTB HL Gita Aryadi menjelaskan pasien pertama adalah pria berinisial M, 59 tahun asal Pengempel Indah, Bertais Mataram.

M diketahui memiliki riwayat kontak dengan daerah terpapar korona karena telah mengikuti acara Ijtima Ulama Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan 21-24 Maret lalu. “Dirawat di RSUD Kota Mataram sejak 29 maret 2020 denga keluhan batuk dan sesak,” ujar Sekda dalam siaran pers yang diterima wartawan, jumat sore.

Pasien positif kedua adalah seorang pria berinisial H, 33 tahun asal Desa Bagu, Pringgarata, Lombok Tengah. Sebelum dirawat di RSUD NTB pasien mengeluhkan batuk dan demam dan melakukan pemeriksaan sebuah klinik swasta di Lingsar pada 17 Maret 2020.

Karena tak ada perubahan ia kemudian melanjutkan pengobatan di RS Awet Muda Narmada 23 Maret 2020. Dari RS ini H kemudian dirujuk ke RSUP NTB hingga akhirnya dinyatakan positif terjangkit corona.

“Pasien bekerja di Kapal Pesiar slama tiga tahun dan berangkat pulang dari Amerika ke Lombok tanggal 16 maret,” tambahnya.

Sementara itu enam pasien lain yang dinyatakan positif adalah dua dari Aikmel Lombok Timur, satu dari Lunyuk, Sumbawa dan Tiga dari Mataram.

Hingga Minggu (5/4) kemarin Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB I Gede Putu Aryadi menyebut, jumlah PDP dan orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 2.944 orang, PDP 90 orang namun tinggal 49 orang yang masih diisolasi. ”Ada penambahan enam orang PDP dari sebelumnya,” katanya.

Keenam orang itu, masing-masing satu orang di Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Dompu, Bima dan Kota Bima. Sedangkan ODP mencapai 2.854 orang, sebanyak 1.841 orang masih dipantau. ”Ada penambahan 434 orang berstatus ODP,” tandasnya. RUL.

Tinggalkan Balasan