BSK Samawa

Bertahan Tiga Hari, Bayi Kembar Siam Dengan Satu Jantung Meninggal Dunia

SELONG, DS- Bayi kembar siam dengan satu jantung yang lahir di RSUD Soedjono Selong meninggal dunia. Kedua bayi malang anak dari Zahratul Qadariah asal Dusun Tundak, Batu Putek, Kecamatan Keruak itu menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (30/04/2023).

“Benar, kedua bayi kembar siam dengan satu jantung telah meninggal dunia kemarin jam 05.30” ujar Wadir RSUD Soedjono Selong, dr. Ahmad Bardan Salim.

Bayi kembar siam yang lahir melalui proses operasi sesar sekitar Pukul 08.40 Wita (28/04) itu, sempat dirawat intensif di ruang Neonatal Intesive Care Unit (NICU) dalam kondisi stabil dengan alat bantu pernafasan dan penghangat (Inkubator).

Bayi kembar siam ini lahir dengan dempet dada dan perut. Ini terbilang langka karna kelahirannya satu berbanding satu juta kelahiran.

“Diagnosanya G2 P1 AO H1 Uk 37 Minggu, Gemeli, Hidup, Intra Uteri dengan Gameli Contuinjed Twins Cord dan hepar hanya satu,”terang Dirut RSUD Selong, HM. Hasbi Santoso saat dikonfirmasi sebelumnya.

Dikatakan, karena bayi kembar siam itu hanya memiliki satu jantung dan satu hati, proses operasi pemisahan tidak mudah dan sangat sulit dilakukan.

“Untuk keselamatan bayi hampir tidak mungkin dilakukan operasi pemisahan. Artinya bayi kembar siam ini akan tumbuh dempet sampai dewasa,”ucapnyanya.

Kini, bayi kembar siam itu meninggal dunia setelah tiga hari bertahan menjalani perawatan intensif di ruang NICU RSUD dr Raden Soedjono Selong.LR

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.