Berbagi Berita Merangkai Cerita

Berstatus PPKM, MPLS di Kota Mataram Berlangsung Daring

13

FOTO. Para siswa SMPN 6 Mataram terlihat antusias mengikuti pembelajaran secara daring yang diajarkan oleh para dewan guru mereka. (FOTO. RUl)

MATARAM, DS- Pandemi Covid-19 atau Corona yang belum juga mereda menyebabkan murid baru tahun ini baik dari tingkat Taman Kanak-kanak hingga sekolah lanjutan atas harus belajar secara daring dari rumah.

Di Kota Mataram, misalnya, pengenalan lingkungan sekolah baru dilakukan secara virtual. Meski tak bertatap muka secara langsung, ribuan murid baru yang pada Rabu menjalani MPLS terlihat semangat. Menggunakan piranti seperti smartphone mau pun laptop, dengan seragam sekolah masing-masing para murid baru itu nampak antusias mengikuti setiap sesi MPLS.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, H Lalu Fatwir Uzali, mengatakan, pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) bagi siswa baru Tahun Ajaran 2021/2022 di masa darurat penyebaran Covid-19 melalui sistem dalam jaringan atau daring.

Menurut dia, kebijakan MPLS daring tersebut sebagai tindak lanjut dari instruksi Menteri Dalam Negeri terkait perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro hingga 20 Juli 2021.

“Karenanya kegiatan MPLS bagi peserta didik baru yang dijadwalkan tanggal 12-17 Juli 2021, dilaksanakan secara daring,” ujar Fatwir pada wartawan, Rabu (14/7).

Ia mengharapkan para kepala sekolah dapat segera menginformasikan hal tersebut kepada orang tua agar peserta didik tetap berada di rumah dalam pengawasan dan bimbingan orang tua.

“Selain itu, sekolah harus segera menyiapkan materi MPLS yang dikemas dalam bentuk digital melalui media elektronik.

Dalam surat edaran tersebut disampaikan juga bahwa kegiatan pembelajaran tahun ajaran baru 2021/2022 telah dimulai pada Senin, 12 Juli 2021.

Dengan adanya perpanjangan PPKM di Mataram maka layanan pendidikan di sekolah dengan menghadirkan peserta didik pada 12-20 Juli 2021, belum dapat dilaksanakan.

Fatwir menuturkan, kebijakan MPLS dan pembelajaran daring atas pertimbangan bahwa Kota Mataram termasuk wilayah kabupaten/kota yang ditetapkan sesuai kriteria level situasi pandemi berdasarkan assesmen dengan kriteria level 4.

Apalagi, Pemerintah Pusat juga telah menetapkan Kota Mataram masuk wilayah PPKM Darurat diluar Pulau Jawa-Bali.

“Dengan demikian kegiatan belajar mengajar di sekolah, perguruan tinggi, akademi dan pusat-pusat pelatihan dilakukan secara daring atau online,” tandas Lalu Fatwir Uzali. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.