A place where you need to follow for what happening in world cup

Berkekuatan 106 Atlet di PON Papua, NTB Paling Siap Dibanding Daerah Lain

108

FOTO. Salah satu atlet NTB tengah mencium bendera merah putih sebagai tanda untuk meraih target yang telah ditetapkan, yakni 17 medali di PON Papua. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB, Andy Hadianto, menyebut kesiapan kontingen NTB yang berkekuatan sebanyak 106 atlet, terdiri dari 66 atlet putra dan 40 atlet putri di PON XX Papua 2021, paling siap bila dibandingkan daerah lainnya di Indonesia.

Di berbagai daerah di Indonesia, pengurus KONI masih kebingungan soal kesiapan anggaran keberangkatan lantaran dana hibah mereka masih tersendat akibat kebijakan recofusing anggaran dari Pemda masing-masing.

“Alhamdulillah, Provinsi NTB semuanya lancar dukungan apapun dari pak Gubernur. Dan dari bincang-bincang kami dengan seluruh Ketua KONI di Indonesia secara virtual bersama KONI Pusat, disitu semua daerah menyebutkan jika kontingen NTB dirasa paling siap untuk bertanding di PON ke-20 di Papua, pada 2-15 Oktober 2021 lantaran tanpa kendala teknis apapun,” ujar Andy pada wartawan, Kamis (16/9).

Menurut Andy, saat pelepasan kontingen NTB yang dilakukan oleh Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi Djalilah, pihaknya optimis target 17 medali yang sudah ditetapkan akan terwujud.

Bahkan, target itu bisa melebihi jika melihat kesiapan langsung para atlet NTB yang akan diterjunkan pada 19 cabang olahraga (Cabor) dari total 32 cabor yang dipertandingkan di PON Papua. Hanya saya, ia mengingatkan prestasi atlet NTB di PON Papua bukan tujuan akhir.

“Prestasi atlet yang paling membanggakan adalah bagaimana dia mampu mengibarkan bendera merah putih di pentas internasional. Jadi, saya minta agar atlet NTB untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dan mentalnya. Apalagi, PON Papua berbeda kondisi dengan pelaksanaan PON sebelumnya,” jelas Andy Hadianto.

Sementara itu, Ketua Kontingen NTB, Mori Hanafi, menegaskan seluruh atlet dan pelatih sudah siap tempur pada PON XX Papua. Saat ini seluruh atlet maupun pelatih yang mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) sudah mencapai 90 persen. Bahkan, beberapa cabang olahraga (cabor) sudah menurunkan intensitas latihannya menjelang keberangkatan pada pertengahan September ini.

“Secara teknis, pelatih yang lebih memahami. Tapi meski porsi latihan diturunkan kami dapat pastikan mereka on fire untuk berlaga di PON Papua,” tegas Mori Hanafi.

Sementara itu, terkait keberangkatan ke Papua, Wakil Ketua DPRD NTB ini menyampaikan kontingen PON NTB berangkat secara bertahap. Untuk tahap pertama pada 20 September terdiri atas tim futsal sebanyak 23 orang.

“Tahap selanjutnya itu berangkat 23 September sampai seterusnya 7 Oktober ,” terangnya.

Menurut Mori, target 17 emas itu diharapkan datang dari cabang olahraga atletik, tinju, muathai, tarung derajat, voli pasir, panjat tebing, karate dan kempo. Menariknya, para atlet perempuan akan banyak mendominasi mempersembahkan medali batu kontingen NTB.

“Kita mengharapkan cabang olahraga lainnya juga akan berjuang untuk turut memberikan medali untuk NTB. Dan dari itungan kami, atlet perempuan akan banyak memberikan sumbangan medali pada kontingen NTB,” ucap Mori.

Lebih lanjut, Mori menyebutkan, 106 atlet dari 19 cabang olahraga yang diikuti NTB, terdiri atas atletik 15 atlet, panjat tebing 9 atlet, tarung derajat 6 atlet, futsal 14 atlet putra, biliard1 atlet putra, tinju 9 atlet, voli pasir 8 atlet.

Selanjutnya, tenis lapangan 8 atlet, karate 2 atlet, selam laut 1 atlet, taekwondo 1 atlet putri. Menembak 11 atlet, kempo 8 atlet, muaythai 1 atlet, gantole 1 atlet, renang 1 atlet, pencak silat 1 atlet, catur 6 atlet, balap motor3 atlet, sehingga total 66 atlet.

Untuk arena pertandingan, 19 cabang olahraga yang diikuti NTB dibagi dalam empat klaster. Yakni, Klaster Kota Jayapura, Klaster Kabupaten Jayapura, Klaster Mimika dan Klaster Merauke.

Klaster Kota Jayapura, terdiri atas cabang olahraga voli pasir, tinju, tenis lapangan, selam laut, karate dan taekwondo. Klaster Kabupaten Jayapura, terdiri atas cabang kempo, menembak, muaythai, gantole, renang dan pencak silat.

Klaster Kabupaten Mimika, terdiri atas cabang olahraga atletik, futsal, panjat tebing, biliar dan tarung derajat. Sedangkan klaster Kabupaten Merauke, terdiri atas cabang olahraga catur dan balap motor. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

Lewat ke baris perkakas