Berbagi Berita Merangkai Cerita

Berhembus Kencang, Mohan Belum Bicarakan Penggantian Ketua DPRD NTB

526

Foto: Mohan Roliskana

MATARAM, DS – Rumor terkait potensi adanya kocok ulang kursi Ketua DPRD NTB yang kini diduduki oleh Hj. Isvie Rupaedah, berhembus kencang akhir-akhir ini.

Apalagi, Isvie dikenal sebagai loyalis mantan Ketua Golkar NTB HM Suhaili FT. Sehingga, dengan gagalnya Suhaili kembali menakhodai Golkar sangat mungkin pergeseran itu dilakukan oleh Ketua DPD I Golkar NTB terpilih dalam Musda X, H. Mohan Roliskana.

Hanya saja, Mohan enggan mengomentari rumor terkuat pergantian kursi Ketua DPRD NTB tersebut.

“Sementara, kita belum sampai ke sana. Saya mau fokus bagaimana beliau ini (Ahyar Abduh dan Suhaili, red) untuk kita rangkul dalam membesarkan partai Golkar di NTB,” ujar Mohan pada wartawan, Kamis (11/3).

Wali Kota Mataram itu mengatakan, akan fokus bagaimana dapat merangkul semua kader untuk bersama-sama memajukan dan membesarkan parpol berlambang pohon beringin itu di NTB.

“Nantilah, kita bicarakan soal Ketua DPRD NTB itu. Sekarang ini, kita lagi mengatur strategi bagaimana Partai Golkar tetap besar di NTB,” kata Mohan.

Ia menegaskan, dalam kepengurusanya tidak akan ada kader terbuang dan tersingkir akibat dinamika dan perbedaan yang berkembang di musda.

Baginya, hal wajar jika ada dinamika dan perbedaan muncul dan berkembang dalam setiap musda. “Itu hal biasa dalam dinamika politik di partai,” tegas Mohan.

Ia mengatakan, seluruh elemen di tubuh partai Golkar di NTB perlu saling bekerja sama dan bahu membahu untuk bekerja keras secara kolektif untuk membangun dan memajukan partai.

Mohan sadar sosok Ahyar dan Suhaili sudah memberikan kontribusi dan peran besar dalam memajukan Partai Golkar di NTB. Sehingga pihaknya tentu berharap Ahyar dan Suhaili tetap bisa memberikan kontribusi untuk kemajuan partai di NTB. “Tentu kita berharap saran dan masukan beliau ini untuk kemajukan Golkar di NTB,” kata Mohan.

Terkait posisi akan diberikan kepada Ahyar dan Suhaili dalam struktur kepengurusan. Mohan mengatakan, pihaknya tentu akan memberikan posisi strategis kepada dua tokoh tersebut. Sehingga diharapkan dua tokoh senior itu tetap peran dan berkontribusi bagi kemajuan Golkar di NTB. “Nanti kita tentukan setelah rapat koordinasi,” tandas Mohan Roliskana. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.