Menu

Mode Gelap

Fenomena · 14 Jul 2022 18:33 WITA ·

Belum Cukup Umur, Rencana Kawin Catin Anak Berhasil Digagalkan


					Belum Cukup Umur, Rencana Kawin Catin Anak Berhasil Digagalkan Perbesar

Foto : Kades Menggala memberikan pemahaman dampak negatif perkawinan anak dinkediaman Catin.

KLU,DS-Rencana perkawinan anak di Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, berhasil digagalkan. Calon pengantin (Catin) bersama keluarganya memahami setelah tim yang cukup solid dari desa P4AI, dan aparat desa memberikan pencerahan terkait regulasi yang melarang perkawinan anak.

Rencana perkawinan itu terjadi Senin (11/7) ketika Catin urun rembug di salah satu keluarga untuk menggelar akad nikah. Hal ini didengar Forum Anak Desa Menggala yang kemudian melaporkannya ke P4AI. Pihak P4AI KLU kemudian menghubungi Kades Menggala yang dengan sigap turun tangan ke lokasi.

Catin perempuan yang masih duduk di bangku kelas III Aliyah beserta keluarganya akhirnya menunda rencana tersebut. Pihak desa kemudian melanjutkan komunikasi dengan keluarga pria untuk memberikan pandangan terkait dampak negatif perkawinan anak.

Catin perempuan misalnya, terancam putus sekolah. Selain itu, dampak lain seperti kesehatan dan ekonomi bukan tidak mungkin mengancam tidak hanya ibu dan ayah melainkan juga anak-anaknya.

Kades Menggala, Lalu Sapta, ketika dihubungi, Kamis (14/7), mengakui penggagalan rencana perkawinan anak di desanya.

“Setelah kami berikan pemahaman akhirnya mereka menyetujui untuk menunda perkawinan itu,” ujar Lalu Sapta.

Menurutnya, rencana perkawinan anak itu ditunda dalam beberapa bulan kedepan sambil menunggu usia Catin perempuan 19 tahun.

“Hanya tinggal beberapa bulan yang perempuan sudah 19 tahun, Jadi mereka memahaminya untuk menunda,” lanjut Sapta.

Kades Menggala mengakui mesti turun.langsung bersama sekdes dan P4AI untuk mengupayakan agar perkawinan anak tidak terjadi di desanya. kejadian itu sekaligus menjadi ajang sosialisasi pencegahan perkawinan anak.

Namun, tidak lama berselang kejadian serupa muncul ketika pria asal Kediri melarikan anak gadis Desa Menggala. Menurut Sekdes Menggala, Pujiono, waktunya tidak lama setelah peristiwa pertama

Pihak desa bersama aparat terkait kemudian melacak kemana gadis kecil yang masih berusia 17 tahun itu dilarikan.

“Sudah diketahui alamatnya dan sedang dilacak ke sana (Kediri),” ujar Kades Menggala.

Menurutnya, selama berhasil menggagalkan perkawinan anak, pihaknya terus memantau ke kediaman si gadis.

Ia bertekad perkawinan anak tidak terjadi di desanya. Selama ini jika kebablasan disebabkan keterlambatan menerima informasi. “Sering setelah kejadian baru kami tahu,” ujarnya. ian

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Mengejutkan, Remaja yang Periksakan Kehamilan di Loteng 1.500 Orang, Bappeda NTB Dorong Loteng KLA dan Replikasi Gawe Gubuk

26 September 2022 - 18:27 WITA

Sosialisasi Perlindungan Anak, Kemen PPPA Nilai Perkawinan Anak di NTB Tertinggi Keempat

8 Juli 2022 - 14:20 WITA

Pembalap MXGP Samota Naik Dokar, Masyarakat Tumpah Ruah

25 Juni 2022 - 10:56 WITA

Gubernur NTB Ingatkan OPD Respon Keluhan Masyarakat di Medsos

19 Juni 2022 - 20:03 WITA

Banjir Meninting Sempat Mencemaskan namun Air Sudah Kembali Surut

19 Juni 2022 - 06:41 WITA

Plt Kadis Kominfotik NTB : Tenaga Terampil Digital Kian Dibutuhkan

15 Juni 2022 - 06:50 WITA

Trending di Fenomena