Berbagi Berita Merangkai Cerita

Belum Ada Teguran, Gubernur Ingin Pilkada Ajang Adu Gagasan

0 3

MATARAM,DS – Keinginan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar Gubernur NTB menegur sejumlah kepala OPD lingkup pemprov yang kedapatan bersiap maju di Pilkada 2020 dengan mendaftar di parpol serta memasang alat peraga kampanye, ditanggapi santai Zulkieflimansyah.

Menurut Zul, dirinya memang belum menyikapi keinginan Bawaslu tersebut hingga kini. Sebab, dirinya masih melakukan pengkajian terkait aturan Pilkada bagi ASN. “Ya sabar kawan-kawan media, kita masih lihat aturannya. Kalau sudah jelas aturannya, ya nanti kita coba tegur mereka,” ujar Gubernur menjawab wartawan, Senin (16/12).

Gubernur menyatakan, tidak ingin gegabah untuk membuat kebijakan pada jajarannya, namun disisi lain masih ada kelonggoran di dalam aturan tersebut. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan bersabar terkait keinginan Bawaslu tersebut.

“Semua sisi aturan kita lihat. Dan saya, pastikan tidak akan memberi perlindungan apapun. Tapi, harus di mengerti, dimana ruang kita bisa melakukan teguran itu. Pokoknya saya siap bos manakala aturannya sudah jelas dan rinci mengatur larangan ASN memasang alat peraga kampanye itu,” tandas Zulkieflimansyah.

ADU GAGASAN
Dalam kesempatan itu, Gubernur mengingatkan jika perhelatan Pilkada itu adalah ajang melakukan adu gagasan antar masing-masing kandidat. Sehingga, ia tidak menghendaki ajang Pilkada harus berbiaya mahal. Oleh karena itu, sedari awal ia membebaskan siapapun figur untuk bertarung dalam Pilkada Serentak 2020, termasuk jajaran ASN lingkup pemprov NTB.

“Saya ingin Pilkada itu memang betul-betul adu gagasan. Makanya, jangan ada lagi calon yang terpilih itu adalah mereka yang punya uang, tapi enggak punya gagasan. Akan jadi, apa rakyatnya kedepannya,” ucap Zulkieflimansyah. RUL.

Leave A Reply