Menu

Mode Gelap

Pemerintah · 30 Sep 2022 15:00 WITA ·

Belajar Limbah Jadi Bahan Bakar, Juju ke Amerika


					Juju bersama Gubernur NTB.kmf Perbesar

Juju bersama Gubernur NTB.kmf

Mataram,DS-Manajemen limbah dan pengembangan energi terbarukan merupakan salah satu prioritas pemerintah provinsi NTB saat ini. Terlebih lagi dengan adanya target emisi nol pada 2050 (NTB NetZero Emission 2050).

Karena itu, Pemprov NTB mendukung penuh Pemuda kelahiran Lombok Timur, Muhammad Zurhalki yang akrab disapa Juju, mengikuti Reverse Trade Mission (RTM) on Waste to Energy (WTE) yang diselenggarakan dan dibiayai penuh oleh U.S trade and Development Agency.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan teknologi, kebijakan, dan layanan Amerika Serikat di bidang pengolahan limbah menjadi energi. Juga untuk membuka peluang kerjasama dalam hal pengadaan dan penggunaan teknologi pengolahan limbah di Indonesia. RTM-WTE sendiri diikuti stakeholders Indonesia yang terlibat dalam pengembangan energi terbarukan dan pemberdayaan lingkungan seperti kementrian terkait, pemerintah provinsi, BUMN, dan BUMD dengan total peserta sekitar 15 orang, dimana Juju adalah salah satunya.

“Pendidikan yang baik Insya Allah akan menerbangkan anak-anak muda NTB sejajar dengan warga dunia yg lain,” ungkap Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. saat menerima Juju di Ruang Kerjanya pada Kamis 29 Oktober 2022.

Sementara itu, Juju yang merupakan alumni beasiswa NTB tujuan Polandia tersebut menjelaskan, ia dan rombongan akan berangkat pada pada 1 Oktober 2022. Kegiatan akan selesai pada 14 Oktober 2022. Beberapa lokasi yang akan dikunjungi tersebar di negara bagian Washington DC, Tampa, dan Los Angeles.

Juju menjelaskan ia akan mempelajari ia akan mempelajari beberapa jenis limbah seperti, limbah pertanian, limbah rumah tangga, baik organik maupun anorganik, yang dapat diolah menjadi bentuk energi yang dapat digunakan oleh masyarakat. Biasanya, tutur Juju, massa limbah dapat digunakan sebagai bahan baku pembangkitan listrik maupun pembuatan bahan bakar cair dan gas, dan sebagainya.

Pemuda yang menamatkan jenjang S1nya di Universitas Mataram tersebut berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi pintu awal terbentuknya kerjasama di bidang energi antara perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dan provinsi NTB. NTB termasuk peserta yang disediakan alokasi waktu pada sesi business briefing untuk mempresentasikan kondisi dan peluang kerjasama di NTB.

“Melihat ketertarikan penyedia teknologi di US terhadap besarnya peluang investasi di NTB, saya pribadi cukup optimis di masa mendatang akan terjalin hubungan kerjasama yang baik di bidang energi terbarukan,” tandasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekda NTB Menerima Majelis Wali Amanat UNS

26 November 2022 - 15:22 WITA

Peringatan Hari Guru, Ini Janji Pemprov NTB

26 November 2022 - 15:13 WITA

Gubernur NTB Terima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2022

25 November 2022 - 16:37 WITA

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah NTB (21)

25 November 2022 - 07:23 WITA

Alasan Pacuan Kuda HUT 64 NTB, Pertahankan Kearifan Lokal dan Persiapan PON 2028

24 November 2022 - 20:49 WITA

Ini Beberapa Ikhtiar NTB Ramah Disabilitas

24 November 2022 - 07:30 WITA

Trending di Pemerintah