Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 26 Jun 2019 05:40 WITA ·

Belajar dari NT Australia Gubernur : Pabrik Pakan Ternak Harus Berdiri Tahun Depan


					Aktivitas para peternak di NTCA Cattle Station, Australia yang sudah menggunakan pendekatan modern dan profesional. Perbesar

Aktivitas para peternak di NTCA Cattle Station, Australia yang sudah menggunakan pendekatan modern dan profesional.

Darwin,DS – NTB adalah daerah dengan potensi sektor peternakan yang besar. Namun, potensi ini harus didukung strategi pengembangan yang baik. Di Northern Territory (NT) Australia, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah pun mempelajari resep ini. Ia bahkan langsung memerintahkan jajarannya untuk menindaklanjutinya dalam bentuk kebijakan nyata.

Hal itu mengemuka dalam agenda kunjungan Gubernur NTB ke NT, Selasa (25/6) 2019. Di hari kedua tersebut, Gubernur mengunjungi Northern Territory Cattlemen’s Association (NTCA) Cattle Station dan berdialog dengan pengelolanya. Gubernur mendapati bagaimana aktivitas beternak benar-benar dijalankan dengan profesional dan modern. Tak heran jika produktivitas dan kualitas ternak yang dihasilkan pun sangat bagus.

“Northern Territory mengirimkan Sapi ke Indonesia tidak kurang dari 800.000 ekor setiap tahun. Peternak di sini memiliki lahan sangat luas dan rata-rata jumlah ternaknya mencapai ribuan,” ujar Gubernur. Tidak hanya banyak, ternak yang dihasilkan pun memiliki kualitas daging yang baik.

Kesuksesan yang dicapai NT dalam mengembangkan sektor peternakan ini, menurutnya, sangat mungkin ditularkan ke NTB. Sebab, secara geografis NT sangat dekat dengan NTB. “Peternak-peternak kita harus banyak belajar dan memanfaatkan banyak peluang di NT mumpung dekat sekali dengan NTB. Para peternak di sini siap menerima anak-anak muda kita untuk magang di peternakan-peternakan di sini,” ujarnya.

Kunjungan ke Cattle Station dan pertemuan dengan jajaran pengelola NTCA, telah memberikan satu pelajaran penting bagi Gubernur. “Kalau NTB mau maju peternakannya, NTB harus memiliki pabrik pakan ternak,” serunya.

Tanpa pabrik pakan ternak, ia meyakini peternakan di NTB tidak akan maju dan kompetitif. Karenanya, Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul ini pun menegaskan akan berusaha semaksimal mungkin untuk menghadirkan dan mewujudkan pabrik pakan di NTB. “Agar peternakan kita maju dan sukses,” tegasnya.

Doktor Zul tidak ingin membuang waktu. Tekad ini langsung ia kemas dalam bentuk arahan kepada jajarannya. Target yang dibuat juga kongkret. “Pabrik pakan ternak harus ada di NTB tahun depan,” ujar Gubernur.

Tidak main-main, Gubernur juga menunjuk langsung tiga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mewujudkan misi pendirian pabrik pakan ternak di NTB ini. Tiga pimpinan OPD itu adalah Kepala Disnakeswan NTB, Ir. Hj. Budi Septiani, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si, dan Kepala Distanbun NTB, Ir. Husnul Fauzi, M.Si.

“Jadikan ini target yang harus direalisasikan,” tegasnya.

Selain target mendirikan pabrik pakan ternak, sejumlah target lain juga harus dicapai dalam waktu dekat. Pembangunan kawasan industri yang dijanjikan oleh Bappenas, menurut Gubernur harus ditindaklanjuti oleh Kepala Bappeda NTB dan Kadis Perindustrian NTB. “Pastikan ini paling telat tahun depan sudah kita miliki,” sebutnya.hm

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

JMSI Apresiasi KBRI Madrid dan Dubes RI Kerajaan Spanyol Bangun Poros Global

17 Mei 2022 - 17:49 WITA

Tambah Satu Mobil Tangki Lagi, HBK PEDULI Tingkatkan Suplai Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak Kekeringan di Lombok

17 Mei 2022 - 17:09 WITA

Harga Jagung Anjlok, Gubernur NTB Beri Solusi Jalur Ekspor

15 Mei 2022 - 19:09 WITA

Bakal Buat Baper, Sultan Food Siap Luncurkan Minuman yang Segar-Segar

13 Mei 2022 - 17:39 WITA

Gubernur NTB : Ide Besar Muncul Saat Diskusi Sederhana

12 Mei 2022 - 06:34 WITA

Organisasi Perempuan NTB Diharap Bantu Pemberdayaan Ekonomi

11 Mei 2022 - 08:20 WITA

Trending di Ekonomi