Berbagi Berita Merangkai Cerita

Bela Kepentingan Publik, Fraksi PKS DPRD NTB Siap Jaga Kebijakan Gubernur

151

FOTO. TGH. Patompo Adnan Lc. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Langkah Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang telah memutus kontrak kerjasama PT. Gili Trawangan Indah (GTI) di atas areal seluas 65 hektar di Gili Trawangan, dinilai sudah tepat dan bijak. Sebab, adanya putusan tersebut berdampak jelasnya status lahan tersebut. Selain itu, sikap tegas Gubernur berpihak pada rakyat.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi NTB, TGH. Patompo Adnan, mengatakan kebijakan Gubernur telah memberi kepastian keberpihakan pemerintah pada rakyatnya. Terlebih, putusan itu telah memberi dampak dari sisi sosialnya.

“Adanya putusan tegas dengan memutus kontrak PT GTI, jelas memastikan terwujudnya maslahat untuk masyarakat luas, dan kita yakini, gubernur NTB sangat paham itu,” ujar Patompo pada wartawan, Selasa (14/9).

Menurut pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ilmi Ranggagata Kabupaten Lombok Tengah itu, timbulnya putusan gubernur untuk membela kepentingan rakyatnya, akan jelas menimbulkan pro-kontra. Apalagi, kabarnya PT GTI mengaku belum sekalipun menerima surat pemutusan tersebut.

“Memang, setiap kebijakan yang berpihak pada rakyat, akan ada kalanya terjadi pro-kontra. Disini kita harus bijak menyikapinya. Disitu, kami selaku dewan akan mendukung kebijakan Gubernur jika banyak berpihak pada rakyatnya,” jelas Patompo.

Ia menambahkan, pihaknya selaku partai pendukung pemerintah siap membela kepentingan gubernur jika hal itu demi kepentingan rakyat. Hanya saja, lanjut Patompo, pihaknya mempersilahkan jika ada pihak yang tidak menyetujui kebijakan Gubernur. Namun syaratnya, disampaikan dengan baik.

“PKS percaya dengan sikap Pak Gubernur selama ini. Tentu saya selaku kader juga akan membela kepentingan pak gubernur jika membela rakyatnya. Jadi, jika ada sikap yang berbeda, sah-sah saja itu bagian dinamika pemerintahan asal dilakukan dengan cara-cara yang elegan dan konstruktif,” tandas Patompo Adnan. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.