Berbagi Berita Merangkai Cerita

Begini Kesaksian Yance Touafa Sembuh dari Covid-19

0 47

MATARAM,DS-Yance Touafa, adalah seorang pasien Covid-19, yang telah dinyatakan sembuh setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Provinsi NTB. Dengan semangatnya, ia membeberkan tips dalam melawan virus Corona selama dirinya menjalani isolasi di RSUD Provinsi NTB.

Yance yang mendapatkan perawatan selama 16 hari di ruang isolasi RSUD NTB mengaku dirinya memang sempat merasakan kecemasan terhadap Covid-19 yang telah banyak menelan korban di seluruh dunia tersebut.

Namun, didalam keterisolasiannya itu ia berusaha menemukan keyakinan bahwa Covid-19 dapat disembuhkan. Bekal keyakinan inilah yang menyebabkan ia terbebas dari virus tersebut hingga dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.

“Saya berada di tempat ini (Ruang isolasi RSUD NTB), selama 16 hari. Tiga kali dilakukan pengambilan swap (lendir hidung). Yang pertama dikatakan positif. Yang kedua, dan ketiga, dinyatakan negatif,” tuturnya dengan penuh semangat.

Ia pun berbagi tips untuk melawan Covid-19 yang masih mengahantui dunia hingga saat ini. Tips yang diberikan olehnya adalah tips yang sederhana yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Cara tersebut telah terbukti berhasil mengusir virus Corona dari dalam tubuh Yance.

Pertama, kata dia, menjaga pikiran positif dan menjauhkan pikiran negatif agar tidak mengalami stres. “Kita menjauhkan pikiran-pikiran negatif. Suasana hati kita juga harus dijaga, penuh dengan ketenangan,” ungkapnya.

Menurutnya, pikiran yang cemas justru tidak akan membantu peningkatan imunitas tubuh. Hanya dengan pikiran positif, dan suasana hati yang tenang, yang akan membantu tubuh untuk melawan serangan virus.

Suasana hati yang tenang ini juga tak lepas dari baiknya perawatan yang diberikan oleh petugas. Bukan hanya perawatan medis, namun motivasi yang dilontarkan oleh petugas juga mendogkrak semangatnya. yang berdampak pada meningkatnya imunitas tubuhnya.

“Semua petugas melaksanakan tugasnya dengan baik. Sering memberikan motivasi, semangat. Sehingga melalui spirit, semangat mereka, saya dapat merasakan kekuatan. Sehingga imunitas saya semakin kuat. Dan itu terbukti hari ini, saya harus kembali ke rumah, berjumpa dengan keluarga,” terangnya dengan bersemangat lewat vidoe testimoni yang dihantar sebelumnya oleh Direktur RSUD NTB, dr.H.Lalu Fikri.

Selain memperkuat pikiran positif dalam dirinya, Yance juga selalu menyempatkan diri untuk berolahraga sebagai upaya peningkatan imunitas tubuhnya. Meskipun olahraga yang dilakukan hanyalah olahraga ringan, tetap dirasakan berpengaruh terhadap meningkatnya sistem imunitas tubuh manusia.

Bahkan, World Health Organization (WHO) dalam website resminya menganjurkan masyarakat untuk tetap berolahraga, meskipun hanya di dalam rumah, semasa wabah Corona yang masih melanda dunia.

“Ini artinya bahwa kita tidak bisa takut dengan Covid-19 kuncinya adalah bagaimana kita meningkatkan pikiran positif dan imun kita. Dan percaya petugas Covid-19 yang ada pada rumah sakit ini akan memberikan yang terbaik bagi kita. Bisa disembuhkan,” ucapnya penuh keyakinan.

Pengaruh negatif bisa masuk melalui informasi yang didapatkan dari sumber yang tidak jelas. Baik itu dari aplikasi perpesanan maupun dari jejaring media sosial. Karena itu, ia mencoba membatasi diri menerima informasi negatif dan lebih fokus untuk menerima informasi dari petugas kesehatan. Baginya, hal ini adalah salah satu cara mendapatkan berita yang tepat. Selain itu, Yance membangun semangat spiritual dengan mendekatkan diri kepada Tuhan YME.

“Saya baca buku, olahraga, berdoa itu kuncinya. Saya juga mencari informasi yang tepat melalui petugas yang ada di rumah sakit ini. Supaya informasi yang benar kita terima,” ungkapnya.

Sebagai orang yang pernah menjadi suspect Corona, Yance mengatakan agar masyarakat tidak perlu merasa malu jika merasakan adanya gejala seperti pada penderita Covid-19. Karena hal tersebut bukanlah aib. Namun, harus segera dilaporkan agar petugas kesehatan dapat segera memberikan perawatan.
“Saya berharap kepada masyarakat kita di NTB atau di indonesia secara umum supaya jangan malu dan merasa itu aib. Kalau kita merasa ada gejala-gejala sesak napas, batuk, dan panas segera lapor ke Faskes terdekat,” harapnya.
Semangat optimisme juga ditebarkan Yance dengan mengatakan Indonesia dapat mengatasi penyebaran Covid-19. Asalkan masyarakat bergandeng tangan untuk turut membantu Pemerintah. Bekontribusi nyata dengan mematuhi himbauan-himbauan yang telah dikeluarkan Pemerintah. Seperti memberlakukan pembatasan sosial (sosial distancing), tidak berkerumun, menjaga kesehatan, menjaga kebersihan diri, dan lain sebagainya.
“Yakinlah, badai ini pasti berlalu. asalkan kita membantu Paramedis, membantu Gugus Tugas, Dinas Kesehatan, Pemerintah setempat, untuk mengambil bagian dalam menjauhkan diri dari penyakit yang sekarang mewabah ini,”
Sebagai ungkapan rasa sukurnya, ia pun mengucapkan terimakasih kepada petugas kesehatan yang telah berjuang di garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien suspect Covid-19.
“Saya harus berterima kasih kepada petugas yang ada di RSUD Provinsi NTB. Yang memberikan pelayanan yang luar biasa,” ungkapnya. “Terima kasih. Saya Yance Touafa, yang sudah dinyatakan negatif dan kembali ke rumah,” ucapnya lebih lanjut sembari menebarkan optimisme dalam kalimatnya.dd

Leave A Reply