BSK Samawa

Bawaslu Lombok Timur Awasi Perekrutan KPPS

Suhaidi Mahsun

SELONG,DS- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lombok Timur akan memberi atensi terhadap tahapan perekrutan KPPS. Bawaslu akan melakukan pengawasn terhadap proses perekrutan yang sudah dimulai KPU.
“Salah satu yang diawasi saat ini berupa perekrutan anggota KPPS,” kata Ketua Bawaslu Lotim, Suadi Mahsun

Perekrutan anggota KPPS merupakan poin penting yang harus diawasi, terutama jika ditemukan ada anggota KPPS yang nantinya memiliki keberpihakan ke salah satu calon, baik itu Pileg maupun Pilpres. Dalam Pembentukan KPPS, ketua dan anggota KPPS itu tidak boleh memiliki keberpihakan ke salah satu calon, baik itu Pileg dan Pilpres.

“Jangan sampai ada petugas KPPS jadi tim sukses calon tertentu, terlebih dia masuk jadi pengurus partai,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya akan meminta masukan dari masyarakat berkaitan dengan pembentukan KPPS di 4.010 TPS jika ditemukan indikasi-indikasi itu. Masyarakat dapat melapor ke PKD, Panwaslu Kecamatan maupun Bawaslu di daerah. Dari laporan itu, Bawaslu akan melakukan penelusuran dan peninjauan kembali di lapangan.

“Jumlah TPS di Pemilu 2024 ini sebanyak 4.010 TPS dengan petugas masing-masing TPS berjumlah 7 orang. Untuk itu perekrutan yang tengah berjalan supaya diawasi juga oleh masyarakat, ” katanya.

Ketua KPU Lombok Timur, M.Junaidi, mengatakan perekrutan KPPS ini berlangsung serentak di seluruh Indonesia tak terkecuali di Lombok Timur. Pendaftaran kata dia dimulai dari tanggal 11 sampai 20 Desember. Perekrutan sendiri dilalukan langsung oleh PPS tentunya berkoordinasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Masing- masing TPS akan direkut tujuh orang KPPS ditambah dengan dua orang petugas Linmas.

“Di TPS itu akan ditugaskan 9 orang. Terdiri dari 7 orang KPPS dan 2 lagi adalah petugas Linmas. Dimana 7 KPPS ini direkrut oleh PPS sedangkan dua orang petugas Linmas nanti akan ditetapkan oleh Pj bupati,” jelas Junaidi.

Terkait masih minimnya pendaftaran KPPS dijelaskannya disebabkan karena sejumlah hal. Diantaranya berkaitan dengan persyaratan yaitu menimal telah mengenyam pendidikan SMA, namun itu hanya ditemukan di beberapa tempat saja .Kendala berikutnya adalah karena sosialiasi yang telah disampaikan belum sepenuhnya diketahui oleh masyatakat luas.

“Di sebagian kecil tempat memang ada pendaftar KPPS ini kurang dari 7 orang. Kita kan berharapkan jumlah pendaftar lebih dari 7 orang untuk mengantisipasi hal- hal yang tidak kita inginkan,” ungkapnya.

Persoalan lainnya adalah karena ada ditemukan sebagian masyarakat yang akan mendaftar KPPS ini namun namanya telah dicatut oleh partai untuk didaftarkan sebagai Caleg. Menyangkut hal tersebut yang bersangkutan teranh Junaidi telah diminta untuk mengajukan form keberatan ke KPU supaya namanya bisa dihapus.

“Namun ada kendala sehingga belum bisa di upload,” cetus Junaidi.

Untuk Pemilu 2024 mendatang ungkapnya jumlah TPS di semua wilayah di Lombok Timur yaitu sebanyak 4.010 TPS . Jika setiap TPS ditempatkan 7 orang KPPS maka total secara keseluruhan KPPS yang akan direkrut sebanyak 28.070 orang “Alhamdulillah berbagai tahapan Pemilu semua telah berjalan dengan baik, ” cetusnya.li

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.