Berbagi Berita Merangkai Cerita

Bapenda Lotim Akan Turunkan Baliho Tak Berijin

0 15

SELONG,DS-Pemilihan Kepala Daerah masih tinggal 1 tahun lagi. Namun, sejumlah tokoh yang berkeinginan untuk nimbrung dalam kontestasi yang melibatkan seluruh masyarakat tersebut sudah mulai memajang foto diri untuk menarik simpati dalam bentuk baliho ukuran kecil, sedang maupun yang besar. Nah, baliho itu terancam diturunkan.

Hampir di seluruh ruas jalan yang ada di Lombok Timur, masyarakat dapat menemukan baliho sejumlah figur yang digadang-gadang ikut bersaing dalam perebutan kursi NTB1 maupun Lotim1 yang memang akan dilaksanakan pada hari dan tanggal yang sama.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Timur, Salmun Rahman, menganggap hal itu sebagai langkah tebar pesona para kandidat agar dapat dikenal masyarakat secara luas. Meskipun demikian, ditegaskannya bahwa dalam setiap pemasangan baliho harus mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan daerah.

Untuk pemasangan baliho yang sudah mendapatkan izin resmi dari pemerintah, baik yang terpasang di papan reklame milik pemerintah ataupun milik perusahaan periklanan akan senantiasa dibiarkan selama izin masih berlaku. Namun, menurut Salmun Rahman, perlakuan sebaliknya akan diberikan bagi siapapun yang tidak mematuhi peraturan daerah terkait pemasangan baliho.

Pemerintah Daerah Lombok Timur bersikap terbuka bagi semua pihak, termasuk para bakal calon kepala daerah untuk memajang balihonya di wilayah Lombok Timur. Karena dalam setiap izin pemasangan baliho, akan menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Semakin banyak yang memasang baliho, pendapatan daerah akan terdongkrak. Karena itulah, petugas dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) akan terus mengawasi baliho-baliho yang terpasang di sejumlah titik di wilayah Lombok Timur untuk memastikan tidak ada baliho yang terpasang sebelum izin pemasangan dikeluarkan pemerintah ataupun yang sudah habis masa berlaku izinnya. Karena pihaknya, menurut Mantan Kasat Pol PP Kabupaten Lombok Timur ini tidak akan mentolerir siapapun yang melanggar aturan pemasangan baliho.

“Kalau ada yang memasang baliho sebelum mendapatkan izin resmi dari Pemerintah Daerah, Bapenda tidak akan segan-segan untuk menurunkan baliho tersebut,” tegasnya saat dikonfirmasi di Selong. KRISMA AG

Leave A Reply