Berbagi Berita Merangkai Cerita

Banyak Angkutan Barang Langgar Aturan Pembatasan Mudik 2017

0 13

MATARAM, DS – Sekretaris Komisi IV bidang infrastruktur, Transportasi dan Pertambangan DPRD NTB, Nurdin Ranggabarani MH, menilai surat edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait pembatasan operasional kendaraan angkutan barang yang melintasi jalur mudik Lebaran 2017, masih banyak dilanggar. Ada pengusaha yang mengabaikan aturan tersebut sehingga kepadatan jalur Mudik Lebaran 2017 masih saja terjadi.

“Khusus di wilayah jalaur mudik di Sumbawa, masih kita lihat pergerakan kendaran barang yang menyebabkan kemacetan saat ini,” ungkap Nurdin menjawab wartawan, Jumat (30/6).

Menurutnya, kendaraan bertonase besar yang melintasi wilayah Pulau Sumbawa kebanyakan berasal dari wilayah Pulau Jawa. Oleh karena itu, langkah tegas terkait surat edaran itu harus berani dilakukan oleh pemerintah lantaran kenyamanan para pemudik terganggu.

“Minimal, harus ada sangsi tegas terkait pembekuan izin mereka. Yang utama, kenyamanan pemudik harus kita utamakan,” tegas Nurdin.

Diketahui, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah mengeluarkan edaran pembatasan operasional angkutan barang yang tercantum pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2017 Tentang Pengaturan Lalu Lintas Melalui Pembatasan Operasional Kendaraan Bermotor dan Penutupan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor Pada Masa Angkutan Lebaran.

Angkutan barang akan dibatasi pada H-4 sebelum Lebaran hingga H+4 setelah Lebaran. Adapun, pembatasan operasional bagi kendaraan angkutan barang yang mengangkut diantaranya, barang galian atau barang tambang, seperti pasir, tanah, batu, dan batubara.

Selain itu angkutan barang dengan berat yang diizinkan (JBI) lebih dari 14.000 kilogram, dan serta mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandengan.

Ssementara itu, untuk kendaraan angkutan barang dengan dua sumbu masih diperbolehkan untuk melintas di jalur mudik Lebaran. Oleh karena itu, Menhub Budi Karya menghimbau pengusaha menggunakan angkutan barang dua sumbu jika kegiatan bisnis ingin berjalan. “Kami menghimbau pengusaha yang ingin menjalankan kegiatan menggunakan dua sumbu biar bisa berjalan,” imbuh Menhub Budi Karya Sumadi.

Dalam hal ini, seluruh jembatan timbang di Pulau Sumatera, Pulau Jawa, dan Pulau Bali ditutup sementara dan difungsikan sebagai tempat istirahat bagi para pengguna jalan. Ini dilakukan pada H-7 pukul 00.00 WIB sampai dengan H+7 pukul 24.00 WIB. fahrul

Leave A Reply