Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 4 Apr 2017 15:07 WITA ·

Bansos Kini Dilakukan Non Tunai


					Sosialisasi  pelaksanaan program raskin / rastra (beras sejahtera) di Balroom Kantor Bupati Lotim Perbesar

Sosialisasi pelaksanaan program raskin / rastra (beras sejahtera) di Balroom Kantor Bupati Lotim

SELONG,DS-Asisten Ekonomi Pembangunan, Drs. Nuso Pranoto, menyampaikan arahan presiden RI pada Ratas (rapat terbatas) Keuangan Inklusif tahun 2016 yang merumuskan bahwa setiap bantuan sosial dan subsidi disalurkan secara nontunai dan menggunakAn sistem perbankan. Hal ini guna kemudahan mengontrol, memantau dan mengurangi penyimpangan.

Hal itu dikemukakan di Ballroom lantai 2 Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (4/4), berkenaan dengan sosialisasi pelaksanaan program raskin / rastra (beras sejahtera). Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Lotim, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra, Kasubdiv Dolog Lotim, Perwakilan BPS,dinas terkait, camat dan kades se Lotim.

Penyaluran non tunai ini menggunakan kartu sisten E-warung. Untuk Kabupaten Lotim sesuai data TNP2K (tim nasional penanganan penanggulangan kemiskinan ), kata dia, jumlah keluarga penerima manfaat mengalami kenaikan menjadi 138.363 dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 137.973 atau terjadi kenaikan 390 KK (0,28 persen).

Bupati Lotim yang diwakili Sekretaris Daerah Lotim, Drs. H. Rohman Farly, MM, menyampaikan bahwa kesan raskin /rastra untuk masyarkat yaitu beras yang jelek atau kualitas yang tidak baik. Kata dia, kata raskin atau rastra harus diubah agar imagenya tidak selalu negatif menurut pandangan masyarakat.

Sementara penerima rastra atau raskin dalam 3 bulan ini belum bisa disalurkan disebabkan ada penyesuaian data dari Pusat. Dalam pengumpulan data ada selentingan pejabat yang mengeluarkan data yang tidak sesuai dengan fakta riil masyarakat setempat. “Jelas itu tidak benar,” ungkap Sekda.

Ditegaskan, kini sudah ada Tim Saber Pungli. Jika ada pungutan-pungutan yang diminta oleh pejabat desa dan lainnya akan ditindak oleh Saber Pungli sebagai antisipasi dari masyarakat agar lebih waspada dan tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan.
Rohman Farly berharap data raskin lebih transparan supaya tidak ada kecurigaan dari masyarakat penerima manfaat. Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis beras raskin kepada 5 perwakilan. Hms/r.rabbah

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

JMSI Apresiasi KBRI Madrid dan Dubes RI Kerajaan Spanyol Bangun Poros Global

17 Mei 2022 - 17:49 WITA

Tambah Satu Mobil Tangki Lagi, HBK PEDULI Tingkatkan Suplai Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak Kekeringan di Lombok

17 Mei 2022 - 17:09 WITA

Harga Jagung Anjlok, Gubernur NTB Beri Solusi Jalur Ekspor

15 Mei 2022 - 19:09 WITA

Bakal Buat Baper, Sultan Food Siap Luncurkan Minuman yang Segar-Segar

13 Mei 2022 - 17:39 WITA

Gubernur NTB : Ide Besar Muncul Saat Diskusi Sederhana

12 Mei 2022 - 06:34 WITA

Organisasi Perempuan NTB Diharap Bantu Pemberdayaan Ekonomi

11 Mei 2022 - 08:20 WITA

Trending di Ekonomi