Berbagi Berita Merangkai Cerita

Banjir Sekotong Surut, Aparat Koramil Turun Tangan

39

//FOTO. Aparat Koramil 1606-06/Sekotong saat membersihkan sisa kotoran akibat banjir yang menggenangi wilayah setempat. (FOTO. HUMAS KOREM WB/DS).

MATARAM, DS – Hujan lebat selama dua pekan di Kabupaten Lombok Barat menyebabkan air sungai di wilayah setempat meluap.

Derasnya air hujan tersebut khususnya di Kecamatan Sekotong, membuat saluran irigasi di wilayah tidak mampu menahan debit air yang cukup besar. Genangan mencapai kisaran mata kaki orang dewasa setinggi kurang lebih 30 sentimeter.

Akibatnya, lima desa di Kecamatan Sekotong, terendam banjir.masing-masing Desa Buwun Mas, Desa Sekotong Tengah, Desa Taman Baru, Desa Sekotong Barat dan Desa Cendi Manik.

Danramil 1606-06/Sekotong, Kapten Inf Made Suandi menuturkan, pihaknya telah menugaskan para Babinsa J Koramil Sekotong untuk terjun langsung kelokasi banjir untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah.

“Yang utama, fokus kita untuk mebersihkan sampah dan tumpukan ptongan kayu kecil bekas banjir,” kata Kapten Inf Made Suandi dalam siaran tertulisnya, Minggu (31/1).

Menurut Koramil, turunnya para aparatnya adalah untuk membantu membersihkan rumah-rumah masyarakat yang terdampak banjir.

Terlebih, saat ini, air banjir juga telah mulai surut. Dimana, warga yang mengungsi sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

“Maka, aparat TNI akan fokus ikut membantu membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak banjir itu,” ujarnya.

Ditempat yang terpisah Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, menegaskan apabila terjadi bencana, Danramil beserta Babinsa jajarannya harus selalu siap dan sigap untuk mengatasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Sehingga, akan bisa mengurangi beban penderitaan yang dialami warga.

“Saya mengimbau agar para Danramil beserta Babinsa jajarannya harus selalu siap dan waspada mengantisipasi bencana perubahan cuaca,” tandas Dandim.

Hingga berita ini diwartakan, tim gabungan dari jajaran TNI, Polri, SAR, BPBD, PMI, dan relawan terus berada di daerah bencana banjir untuk membantu warga dan membuka dapur umum. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.