Berbagi Berita Merangkai Cerita

Bandara Lombok Antisipasi Gangguan Keamanan Jelang WSBK

63

FOTO. Tim gabungan tengah melakukan aksi penyelamatan bandara dari aksi teror yang hendak menggagalkan event dunia di Sirkuit Mandalika. (FOTO. HUMAS AP BIL/DS).

MATARAM, DS – Pengelola Bandara Internasional Lombok (BIL) menggelar simulasi pengamanan (security exercise) di areal bandara setempat.

Kegiatan yang dimulai sejak Jumat (5/11) bertujuan sebagai upaya menguji prosedur penanganan keadaan darurat yang tertuang dalam dokumen Program Keamanan Bandar Udara (PKBU).

Apalagi, dari tanggal 12 hingga 21 November 2021, dua event balap akan digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah.

Dimulai dengan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan dilanjutkan dengan World Superbike (WSBK).

General Manager Bandara Lombok Nugroho Jati, mengatakan, kegiatan simulasi yang kini dilakukan pihaknya selain sebagai antisipasi keamanan menjelang digelarnya beberapa ajang balap kelas dunia di Sirkuit Pertamina Mandalika.

Hal itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan personel, penyamaan persepsi, serta cara bertindak setiap personel lapangan dari masing-masing instansi yang tergabung dalam Airport Security Committee (ASC).

“Semua ini, dalam rangka mendukung kelancaran penyelenggaraan IATC dan WSBK 2021 di Mandalika,” ujar Nugroho pada wartawan, Sabtu (6/11).

Menurut dia, kegiatan simulasi ini diikuti sebanyak 112 orang personel yang berasal dari Airport Security Bandara Lombok, Polres Lombok Tengah, Brimob Polda NTB, TNI AU Lanud ZAM, TNI AD Kodim 1620/Lombok Tengah.

“Selain itu, pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Lombok juga ikut terlibat dalam simulasi tersebut,” kata Nugroho.

Nugroho Jati menyatakan, simulasi ini merupakan bagian dari komitmen seluruh instansi terkait untuk melakukan pengamanan, khususnya di area bandara.

Dalam simulasi hari ini, kesigapan personel diuji dalam menangani aksi teror berupa ancaman bom dan penyanderaan kelompok radikal yang ingin menggagalkan event di Mandalika.

”Secara keseluruhan, kegiatan simulasi pengamanan bandara ini tidak mengganggu jalannya operasional dan layanan di Bandara Lombok,” jelas Nugroho

Selain simulasi pengamanan, Bandara Lombok sebelumnya juga telah melakukan kegiatan simulasi penumpang dan antarmoda pada 26 Oktober 2021.

Simulasi ini untuk memastikan kesiapan operasional dan layanan Bandara Lombok dalam menyambut kedatangan peserta, official, dan penonton ajang balap motor WSBK 2021. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.