Berbagi Berita Merangkai Cerita

Bambu “Bekereng” Kearifan Lokal dalam Ekowisata Aur Sembalun

37

Bambu “Bekereng”

SELONG, DS – Keberadaan Bambu “bekereng” atau bersarung menjadi salah satu nilai kearifan lokal yang ada di Sembalun. Hal ini juga menjadi salah satu latar belakang dilaunchingnya ekowisata Aur Sembalun, Minggu (04/04).

Pembangunan ekowisata ini merupakan hasil kerjasama Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram dengan Sembalun Community Development Centre (SCDC). Serta merupakan rangkaian puncak pendampingan dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam konservasi bambu.

“Bambu Sembalun memiliki sejarah panjang dari generasi ke generasi, dengan keunikan bambu bekereng yang menjadi kearifan lokal,” ungkap project leader, Lia Rosida.

Sementara itu, Ketua STP Mataram, Halus Mandala dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kedepannya pelaku wisata mengembangkan objek wisata sejenis. Yaitu objek wisata yang mengedepankan konsep ekowisata dengan prinsip edukasi, konservasi, dan partisipasi masyarakat lokal.

“Kita berharap stakeholder pariwisata terkait dapat bersinergi mendukung membangun pariwisata khususnya ekowisata bambu Aur Sembalun kedepannya,” harapnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.