Berbagi Berita Merangkai Cerita

Bagikan Makanan Gratis, Salam Bantu Masyarakat Mataram Selama Pandemi Covid-19

106

FOTO. Tim pemenangan Salam saat membagikan makanan bungkusan secara gratis pada pedagang bensin eceran di wilayah Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, kemarin. (FOTO. RUL/DS.

MATARAM, DS – Tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram nomor urut 2, Hj. Putu Selly Andayani dan TGH. Abdul Manan (Salam) membagikan makanan siap santap secara gratis setiap hari kepada masyarakat prasejahtera di daerah itu selama pandemi Covid-19.

          Kegiatan bertajuk ‘Razia Perut Lapar’ yang dimulai pada Minggu (15/11) dan berlanjut hingga sebulan kedepan adalah upaya Salam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak secara ekonomi.

          Koordinator Mobile roda tiga Salam, Nyayu Ernawati mengatakan, pembagian makanan bertajuk razia perut lapar itu adalah komitmen pasangan Salam untuk menjamin ketersediaan pangan masyarakat di tengah kondisi sulit seperti ini.

          “Dampak pandemi ini telah menjalar hingga para pedagang kecil yang mengeluhkan karena dagangannya menjadi tidak laku, pekerja harian dan buruh yang terpaksa harus diliburkan sehingga tidak memiliki penghasilan, serta para tukang ojek yang pelanggannya turun drastis akibat adanya wabah Covid-19 ini,” ujar dia pada wartawan, Senin (16/11).

          Menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Mataram itu, setiap harinya pihaknya mendistribusikan tidak kurang 1000 bungkus makanan siap santap untuk masyarakat secara gratis. Nyayu mengaku, makanan itu merupakan hasil racikan sendiri dari Calon Wali Kota Mataram Hj. Ptu Selly Andayani yang memang memiliki hobi  memasak.
          “Kita berharap razia perut lapar dapat membantu masyarakat agar lebih menghemat penghasilan sehari mereka untuk keluarga,” kata dia.

          Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Mataram itu menyatakan, teknis mencegah agar tidak ada antrean saat pembagian makanan itu. Yakni, para tim telah membagi diri dengan berkeliling ke pusat keramaian dan perkampungan warga.

          “Jadi, kami yang mendatangi masyarakat. Ini adalah upaya kita mencegah kerumunan masyarakat. Pastinya, sesuai arahan paslon, kami juga ikut terus membantu pemerintah mengkampanyekan protokol kesehatan pada masyarakat di wilayah Kota Mataram,” tegas Nyanyu.

Salah seorang warga, Inaq Ruminah (65), mengaku, bersyukur atas adanya bantuan makan gratis dari paslon Salam itu. Mengingat, pembagian makanan itu dapat membantu meringankan beban keluarganya.

“Saya dari pagi sudah keliling berjualan sayur tapi baru laku tiga bungkus saja. Alhamdulillah, adanya pembagian nasi bungkus dari tim relawan Salam sangat membantu perut saya yang lapar,” ungkapnya.
Terpisah, salah satu tukang ojek online, Tigor menyatakan, pembagian nasi bungkus pada pengemudi ojek online sebagai langkah tepat. Sebab, hal ini dapat mendukung para pengemudi ojek daring yang setiap hari harus keluar rumah untuk mendapatkan penghasilan.
          “Program seperti ini sangat tepat, kami tukang ojek mau tidak mau setiap hari harus keluar, kalau tidak keluar ya tidak makan,” kata dia saat menerima makanan gratis pada Senin (16/11) kemarin

Keliling Bagikan Masker

          Sementara itu, selain membagikan nasi bungkus pada masayarakat di Kota Mataram. Tim salam juga berkonvoi berkeliling Kota Mataram, sambil menyolisasikan protokol kesehatan. Yakni, dengan membagikan masker gratis untuk masyarakat.
          Beberapa tim terbagi dalam konvoi, masing-masing menggunakan 8 unit kendaraan Viar roda tiga. Mereka berkeliling terutama di lokasi keramaian seperti pasar dan tempat rekreasi umum di Kota Mataram.
          Di pasar Kebon Roek, Ampenan, puluhan pedagang dan kusir cidomo nampak antusias ketika tim mobile roda tiga SALAM melintas. “Kami berterimakasih, dapat Masker dan Stiker dari Salam,” kata Amaq Udin (61), kusir cidomo di Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan.
          Menurut dia, untuk masyarakat berpenghasilan pas-pasan seperti kusir cidomo, membeli masker adalah hal yang sulit. Penghasilan harian mereka kadang-kadang hanya cukup untuk keperluan dapur dan kebutuhan anak-anak.
          “Bukan tidak mau pakai masker, tapi kalau beli harganya mahal. Makanya kita senang kalau ada yang memberikan gratis seperti dari Salam ini,” tambah seorang ibu pedagang bakulan pasar.
          Selain di pasar Kebon Roek, suasana yang sama juga nampak di Pantai Ampenan, pasar Sweta , pasar Cemara, pasar Cakra, pasar Bertais hingga Mataram dan Sekarbela yang dilintasi tim mobile roda tiga Salam.
          Nyayu Ernawati mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Pilkada Sehat di Kota Mataram. “Pilkada Sehat tentunya mengacu pada aturan protokol. Di lapangan kita lihat banyak masyarakat belum menggunakan masker. Bukan mereka tidak tertib, tetapi memang ada sebagain masyarakat yang kesulitan mendapatkan masker. Karena itu Salam terus menerus turun untuk mengkampanyekan gerakan bermasker untuk Pilkada Sehat di Kota Mataram,” kata Nyayu.
          Selain masker gratis, tim juga memberikan APK berupa stiker dan leaflet yang berisi 9 langkah menuju Mataram Berkah dan Cemerlang. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.