Berbagi Berita Merangkai Cerita

Awal Januari Rekomendasi Calon Kada di Pilkada NTB 2020 Diumumkan, PKS Siap Sandingkan Non Kader dan Kader

0 27

MATARAM, DS – DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTB memastikan telah mengantongi hasil survei politik tujuh kabupaten/kota yang bakal menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 di NTB. Ditargetkan, pengumuman siapa bakal calon kepala daerah yang akan diusung dalam kontestasi Pilkada itu pada awal Januari tahun 2020.

Ketua DPW PKS NTB, H. Abdul Hadi, mengatakan, kendati hasil survei terkait elektabilitas calon kepala daerah di tujuh kabupaten/kota telah dikantongi, pihaknya belum bisa merilis hasil survei tersebut pada publik.

Pasalnya, dalam mekanisme partai diperlukan duduk bersama antara para pihak di internal PKS. Yakni, Ketua Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) PKS NTB (Gubernur NTB Zulkieflimansyah), jajaran DPW dan DPD kabupaten/kota selaku pelaksana Pilkada itu.

“Yang pasti, data survei ini menjadi pintu untuk mencocokkan data antara komunikasi TPPW, DPW dan DPD terkait figur yang akan direkomendasikan maju di Pilkada itu,” ujar Abdul Hadi menjawab wartawan di kantor DPRD NTB, Senin (16/12).

Dari tujuh kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima. Menurut Hadi, sejatinya semua pihak baik itu kalangan kader dan non kader berpeluang diusung oleh partainya.

“Nanti, finalnya pas kita ketemu bertiga. Karena disitu kita akan buka hasil survei, sekaligus melaporkan hasil komunikasi melalui pintu pak Gubernur, jalur DPW dan DPD. Pastinya, PKS siap menatap Pilkada Serentak di NTB tahun 2020,” tegasnya.

Terkait Pilkada Mataram. Diakui, Wakil Ketua DPRD NTB itu, jika hasil survei sudah diterimanya. Hanya saja ia belum sempat membaca siapa figur yang akan memperoleh nilai tertinggi dari sisi elektabilitasnya.

“Tapi, ada keinginan memang jika kita akan mengawinkan non kader dan kader di semua ajang Pilkada. Termasuk, di Kota Mataram. Nanti, kita akan dongkrak kader yang elektabilitasnya rendah bisa menjadi tinggi untuk menambah elektoral pada calon wali kota yang akan kita rekomendasikan sebagai paket pasangannya,” jelas Hadi.

Ia menambahkan, koalisi yang dibangun oleh Gubernur selaku petinggi PKS bersama Gerindra dan PDIP dalam Pilkada NTB tidak lain adalah upaya komunikasi agar partai bisa mengusung calon dalam pilkada kali ini. Meski demikian, finalisasi koalisi sesuai target pada akhir Desember ini sudah bisa dituntaskan.

“Bagi kami manuver pak gubernur itu positif. Sehingga, kami juga topang bersama DPD untuk melakukan komunikasi dengan parpol diluar Gerindra dan PDIP. Sehingga, terbentuk poros kekuatan yang saling memperkuat dan mendukung jalinan koalisi kedepannya,” tandas Abdul Hadi. RUL.

Leave A Reply