Berbagi Berita Merangkai Cerita

Asops Kasad Minta Personil Yonif 742/SWY Tak Lakukan Kesalahan di Perbatasan

337

FOTO.Asops Kasad Mayjen TNI Surawahadi saat mengecek kesiapan Satgas Pamtas RI-RDTL, Pasukan Yonif 742/SWY di Lapangan Trisula Gebang, Kota Mataram, petang kemarin. (FOTO. HUMAS KOREM WIRABHAKTI)

MATARAM, DS – Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY melaksanakan berbagai rangkaian tahapan sebelum diberangkatkan melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-RDTL. 

Salah satu rangkaian yang harus dilalui yakni pemeriksaan kesiapan operasi (Riksiapops) yang dilakukan secara bertahap dan bertingkat.

Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf TNI AD Mayjen TNI Surawahadi didampingi Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya bersama Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani langsung melaksanakan pengecekan sekaligus Riksiapos Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY di Lapangan Trisula Gebang Mataram, Senin Petang (8/2).

Mayjen TNI Surawahadi mengatakan, keberadaannya bersama rombongan di Yonif 742/SWY dalam rangka memeriksa kesiapan Satgas Pamtas Yonif 742 dengan kekuatan sebanyak 400 orang personil.

“Ini sangat luar biasa, secara umum Yonif 742 kalau saya lihat sudah baik dari segi penyiapan latihan dan penyiapan personel itu sendiri maupun kesiapan perlengkapan sudah siap,” ujarnya pada wartawan usai pengecekan pasukan.

“Jadi, tinggal kita menunggu pemeriksaan kesiapan operasi dari Mabes TNI,” sambung Pati Bintang Dua tersebut.

Selain itu, Pati Alumnus Akmil 1985 itu juga mengatakan akan memberikan pengarahan baik kepada seluruh personil Satgas secara umum dan kepada seluruh Perwira dan para Danpos. Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan tugas betul-betul dilaksanakan dengan benar, tidak ada pelanggaran hukum maupun HAM.

“Kita yakinkan nanti anak-anak bisa melaksanakan tugas dengan baik utamanya untuk memperkuat di wilayah perbatasan dengan harapan bisa mengambil simpati rakyat, supaya rakyat simpati kepada TNI, simpati kepada Indonesia dan bangga sebagai warga negara Indonesia sehingga bisa menjadi kekuatan di daerah perbatasan,” jelas Mayjen TNI Surawahadi.

Mantan Komandan Brigif Linud 17/Kujang itu juga menegaskan dari perlengkapan dan peralatan maupun kondisi kesehatan para personel, semuanya benar-benar sudah siap berangkat ke wilayah perbatasan.

Pria kelahiran Indramayu Jawa Barat itu juga meminta kepada para Danpos untuk membuat posnya masing-masing menjadi tenang dan nyaman. 

“Bangun Kebersamaan, kekompakan dan persaudaraan karena masing-masing pribadi menentukan sukses tidaknya Satgas,” ucapnya.

Terakhir, lanjut Surawahadi, ia meminta agar para personilnya tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun di daerah perbatasan.

“Yang saya tekenkan, marilah buat prestasi yang menjadi sejarah dan kebanggaan satuan, sehingga menjadi satuan yang diperhitungkan khususnya di TNI AD,” tandasnya.

Sementara itu, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya, mengucapkan terimakasih atas arahan yang diberikan kepada anggota Satgas Pamtas. Semua arahan yang diberikan merupakan pengalaman langsung di lapangan tugas operasi.

“Ini modal bagi seluruh anggota dalam melaksanakan tugas agar sukses dan gemilang, berangkat sehat dan utuh begitu juga kembali dalam keadaan selamat dan utuh semuanya,” tandas mantan Kadispenad tersebut. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.