APD Langka, Sekda Lotim Harap Masyarakat Lakukan Protap Pencegahan

2 min read

SELONG,DS- Alat Pelindung Diri (APD) menjadi kebutuhan utama tenaga kesehatan dalam pencegahan dan penanganan penularan Corona. Terlebih bagi Lombok Timur yang saat ini berstatus sebagai Zona Merah. Namun, keberadaan APD justru menjadi sangat langka. Hal ini tidak hanya terjadi di Lombok Timur melainan jugai secara Nasional.

APD menjadi sesuatu yabg sangat langka. Bukan saja di Daerah, tapi juga secara Nasional. Bahkan, meskipun Pemda Lotim telah melakukan pemesanan, belum ada pihak ketiga yang menyanggupi pengadaannya.
“Saya dengar sendiri Kepala Dikes menelepon pihak ketiga tetapi penyedia masih menunggu daerah lain. Karena barang ini harus diimpor dari luar,” kata Sekda Lotim kepada wartawan, Jumat (27/03/2020).

Penggunaan APD yang tidak sesuai standar menjadi kritikan dari berbagai pihak. Demi memenuhi penanganan terduga Corona, langkah menggunakan APD seadanya tetap dilakukan petugas kesehatan di Lombok Timur. Menurut Taofik, prinsip ‘tak ada rotan akar pun jadi’ digunakan demi menekan penyebaran Covid-19.

“Prinsip APD ini tentu orang kesehatan yang paling mahfum. Intinya menghindarkan kontak petugas dengan tubuh pasien,” tegasnya.

Dengan pola efisiensi APD yang ada di Lombok Timur saat ini, diperkirakan akan dapat digunakan untuk penangan pasien, selama satu bulan. Namun, jika terjadi penambahan jumlah terduga Corona secara signifikan maka APD tersebut tidak akan bisa digunakan untuk satu bulan.

Oleh sebab itu, Gugus Tugas telah berusaha melakukan pemesanan ke pihak ketiga. “Informasinya APD yang ada bisa untuk satu bulan. Tapi kalau dia berlipat, karena itu pilihannya kami sudah melakukan pemesanan ke pihak ketiga,” tandasnya.

Meskipun demikian, ia meyakinkan bahwa cara terbaik mengeliminir penyebaran virus Covid-19 adalah dengan peran serta masyarakat untuk menerapkan protap pencegahan penularan Corona, yakni dengan social distancing, pola hidup sehat, dan menjaga kebersihan diri.

“Perang lawan Corona ini yang paling efektif adalah pencegahan. Pencegahan yang paling efektif adalah isolasi diri di rumah,” pungkasnya.dd

Tinggalkan Balasan