Berbagi Berita Merangkai Cerita

Antisipasi Cuaca Ekstrim, Dandim KSB Minta Koramil Lakukan Kesigapan

12

FOTO. Jajaran TNI di wilayah KSB bergotong royong membantu masyarakat guna menghadapi cuaca ekstrim di wilayah NTB belakangan ini. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS –  Seluruh jajaran Koramil Kodim 1628/Sumbawa Barat diminta sigap membantu masyarakat di wilayah masing – masing jika terjadi bencana maupun permasalahan sosial ditengah masyarakat.

Antisipasi kesigapan Koramil di KSB itu diinstruksikan langsung oleh Dandim Dandim 1628/Sumbawa Barat,  Letkol Czi. Sunardi, pascahujan yang disertai angin puting beliung telah mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan di dua desa di Kecamatan Seteluk pada Minggu Petang (22/11).
 
Dandim mengaku telah menerima  laporan sementara terkait kejadian tersebut dari Danramil Seteluk Kapten Inf I Nyoman Mandi. Untuk itu, pihaknya telah memerintahkan agar Koramil setempat untuk segera turun membantu melakukan tindakan penyelamatan, evakuasi dan mendata dampak yang ditimbulkan.

“Langkah selanjutnya, yakni membantu masyarakat terdampak untuk membersihkan sisa puing puing yang rusak diterjang angin puting beliung,” kata Dandim dalam siaran tertulisnya, Senin (23/11).

Dalam instruksi lainnya. Dandim KSB juga memerintahkan jajarannya agar terus melaksanakan kegiatan gotong royong bersama masyarakat menyikapi perubahan iklim yang akhir-akhir ini telah menimbulkan cuaca ekstrim di wilayah NTB, termasuk di KSB.

Khususnya Koramil di Kecamatan Seteluk agar memokuskan pada kegiatan pembersihan dan perbaikan fasilitas umum, rumah warga masyarakat terdampak yang sebagian besar mengalami kerusakan atap rumah.

Selain membantu warga masyarakat terdampak  Dandim juga  kembali mengingatkan kepada seluruh anggota Kodim dan keluarganya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dengan kondisi cuaca ekstrim belakangan ini.

“Pada masyarakat kita imbau agar lebih berhati hati dalam melaksanakan aktifitas baik di sekitar rumah lebih lebih diluar rumah agar  selalu perhatikan kondisi cuaca yang ada. Sehingga kita dapat mencegah/ meminimalisir timbulnya dampak yang tidak kita inginkan,” jelas Dandim.

Sementara itu, dampak angin puting beliung di Desa Seteluk Tengah dan Desa Seteluk Atas Kecamatan Seteluk mengakibatkan sebanyak 18 rumah rusak. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun secara materil mengalami kerugian diperkirakan  mencapai ratusan juta rupiah. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.