Berbagi Berita Merangkai Cerita

Anis Matta Kader Gelora Kerja Keras Menani Tujuh Pilkada Serentak NTB

34

FOTO. Ketua umum DPN Partai Gelora Indonesia, Anis Matta (tengah) didampingi Wakil Ketua Fahri Hamzah dan Ketua DPW Partai Gelora NTB, Lalu Pahroruzi saat memberikan keterangan persnya, kemarin. (FOTO. RUL/DS).

 
MATARAM, DS – Ketua umum DPN Partai Gelora Indonesia, Anis Matta menginstruksikan kepada seluruh kader dan pengurus partai di tingkat kabupaten/kota dan provinsi di NTB agar bekerja keras untuk memenangkan pasangan calon (paslon) kepala daerah (kada) yang telah direkomendasikan partainya di tujuh Pilkada Serentak NTB.
 
Anis menegaskan hal itu dengan alasan Pilkada bagi Partai Gelora merupakan momentum bagi kader dan pengurus partai untuk bisa solid dan bersatu di daerahnya masing-masing.
 
“Pilkada ini adalah momentum bagi partai Gelora untuk terlibat dan berkontribusi terhadap pembangunan di daerah. Maka dari itu sehingga minta dan instruksikan kader all out untuk pemenangan calon kada didukung partai Gelora,” ujarnya pada wartawan disela-sela peresmian kantor DPW Partai Gelora NTB,  di Mataram, Selasa Malam (24/11) kemarin.

Menurut Anis, Partai Gelora adalah parpol pendatang baru di pentas politik nasional. Sehingga, ajang Pilkada tidak boleh dilewatkan partainya untuk terlibat dan berperan aktif dalam memberikan dukungan dan pemenangan paslon di Pilkada NTB.
 
Dari tujuh pilkada kabupaten kota di NTB, Partai Gelora memberikan dukungan kepada enam paslon di kabupaten kota. Yakni, di Pilkada kota Mataram dukung pasangan Baihaqi-Baiq Diyah (Baru), di KLU  pada Najmul-Suardi, Pilkada Lombok Tengah pada paslon petahana, Pathul-Nursiah.
 
Berikutnya, Pilkada Sumbawa pada paslon Nurdin Ranggabarani-Burhanudin Jafar (Nur-Salam), di Dompu pada paslon Hj Eri Eriyani-H. Ikhtiar dan Pilkada Bima dukung jatuh pada paslon H. Syafrudin-Ady Mahyudin.

“Jadi, kemenangan paslon yang didukung Partai Gelora di pilkada kabupaten/kota di NTB adalah pencapaian sebagai partai baru,” kata Anis.
 
Mantan Presiden PKS itu mengaku, kendati partainya merupakan parpol baru. Namun, para pengurus kader dan pengurus partai Gelora adalah orang-orang berpengalaman dalam kerja-kerja politik. Termasuk pemenangan di Pilkada.
 
Sehingga, kata Anis, adanya keberadaan partainya akan bisa jadi daya dukung dan penguat dalam kerja politik pemenangan paslon di Pilkada.
 
“Partai Gelora memang parpol baru. Tetapi kader kami adalah hampir sebagian besar orang berpengalaman dalam kerja politik,” tegasnya.

Anis mengungkapkan, kehadirannya ke NTB kali ini, adalah upaya dirinya untuk memastikan dan memantau sejauhmana efektifitas mesin partai  bekerja dalam pemenangan di Pilkada.
 
Apalagi, partai Gelora di NTB telah menargetkan dalam pemilu 2024 sebagai daerah raihan lumbung suara partai Gelora.
Sehingga pelaksanaan pilkada sebagai sebagai upaya dan langkah awal dalam memanaskan mesin politik dan mengukur kesiapan dalam menghadapi Pemilu 2024.

Terlebih, lanjut dia, keberadaan wakil ketua umum DPN Partai Gelora, Fahri Hamzah akan membuat target partai bakal sedikit lebih ringan.
 
“Target kita bisa menangkan sebanyak-banyak paslon kita dukung di Pilkada. Kan ada Pak Fahri yang sudah aaya perintahkan langsung mengawal pemenangan paslon di NTB,” jelas Anis.
 
Sementara itu, Ketua DPW Partai Gelora NTB, Lalu Pahroruzi menegaskan, seluruh perangkat dan mesin politik dimiliki partai Gelora sudah bergerak optimal dan maksimal dalam pemenangan di Pilkada.
 
Sesuai arahan Ketum Partai Gelora, pihaknya ditargetkan untuk bisa memenangkan sebagian besar di Pilkada kabupaten kota digelar di tujuh kabupaten/kota di NTB.
 
“Dari enam kita berikan dukungan, kita targetkan bisa menang di empat Pilkada kabupaten/kota,” kata mantan politisi PKS tersebut. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.