BSK Samawa

Angin Kencang Tumbangkan Belasan Pohon di Lombok Timur

SELONG,DS- Angin kencang yang melanda wilayah Lombok Timur mengakibat belasan pohon tumbang dan menimpa dua unit rumah warga.

“Ada dua rumah warga yang tertimpa pohon. Satu di Desa Songak dan satu di Desa Sakra. Tapi kondisinya tidak terlalu parah,” terang kepala Pelaksana BPBD Lotim, L Muliyadi, Jum’at (15/3).

Sejak tanggal 10-15 Maret tercatat sebanyak 17 pohon tumbang akibat angin kencang. Dari kejadian itu tidak ada korban jiwa, hanya menimbulkan kerugian material.

Pepohon tumbang tersebut juga sempat mengganggu arus lalu lintas di beberapa jalan Kabupaten dan jalan provinsi mengakibatkan kemacetan puluhan kilometer.

Untuk mengantisipasi semakin banyaknya pohon tumbang dan adanya korban di Lotim. BPBD Lotim bersama dengan DLH, Damkar dan Dishub saat ini melakukan pemangkasan pohon-pohon besar di sejumlah lokasi terutama yang ada di pinggir jalan raya.

“Sebagimana arahan dari pak bupati, hari ini kita mulai sisir pohon-pohon besar yang ada di pinggir-pinggir jalan, seperti jalan Provinsi dan jalan kabupaten. Kita mulai dari kota Selong dulu, termasuk ketika ada laporan dari masyarakat,” tambahnya.

Selain itu pihaknya juga telah membentuk tim khusus penanganan pohon tumbang dan pemangkasan pohon-pohon yang berpotensi tumbang. Berdasarkan himbauan dari BMKG angin kencang dan gelombang tinggi diperkirakan akan terjadi sampai dengan tanggal 16 Maret mendatang.

“Kami sudah mengimbau masyarakat terutama nelayan agar tidak melaut dulu sementara waktu ini. Karena cuaca saat ini sedang buruk. Begitu juga kepada pengendara agar bisa berhati-hati khususnya di jalan-jalan yang sangat rawan,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemadam kebakaran H Abadi mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan tim yang siaga untuk mengantisipasi bencana alam yang terjadi akibat cuaca ekstrim saat ini. Khususnya pohon tumbang, gelombang tinggi dan banjir.

“Kemarin saja ada lima laporan pohon tumbang yang masuk sekaligus ke kami. Dan itu langsung kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Dikatakan, terkait pembelokiran jalan yang terjadi di jalan kabupaten tepatnya di desa Songak lantaran pohon tumbang, dikaui hal itu terjadi lantaran pihaknya tidak datang tepat tepat waktu. Karna memang sejak siang ada lima laporan pohon tumbang dan semuanya tim juga sudah terpencar sehingga tidak bisa tepat waktu.

“Bukannya kami tidak mau datang. Tapi waktu itu semua tim sedang mencari karena kemarin ada lima pohon tumbang yang sedang kita tangani. Tapi Alhamdulillah tidak lama kami langsung kesana dan membuka jalannya,” tutupnya.li

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.