Berbagi Berita Merangkai Cerita

Amin Ngaku Belum Pasti dengan Lalu Rudy

0 18

MATARAM, DS – Meski telah mengantongi tiket diusung oleh DPW PKB NTB sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacawagub) dalam kontestasi Pilkada Gubernur tahun 2018, H. Muhamad Amin selaku kandidat petahana justru belum memutuskan maju bersama Bacagub Lalu Rudy Irham Srigede.

Padahal, satu parpol lainnya, yakni Partai Hanura dikabarkan telah memutuskan merekomendasikan mendukung L. Rudy Irham Srigede dan Muhamad Amin sebagai pasangan Cagub dan Bacagub NTB periode 2018-2023 sesuai hasil rapat komite Pilkada DPP Hanura di Surabaya Minggu malam (17/9).

“Bagi saya, semua masih berproses. Memang secara personalia saya dan pak Rudy telah bertemu, tapi jika kita harus berpasangan dalam satu paket, kayaknya belumlah sampai kesitu,” ungkap Wagub H. Muhamad Amin menjawab wartawan usai menghadiri sidang paripurna DPRD NTB, Senin (18/9).

Menurutnya, penentuan apakah kandidat itu bisa berpasangan dalam ajang Pilkada harus melalui mekanisme simulasi survei. Sementara, hingga kini, dirinya belum sama sekali melakukan hal tersebut. “Saya fokus dulu mengamankan partai saja. Dan sekarang, saya sudah mengantongi PKB, selanjutnya menyusul Partai Nasdem. Berikutnya, kita bidik adalah Partai Hanura,” kata Amin.

Ketua DPW Partai Nasdem NTB itu, mengatakan kabar telah ada keputusan oleh DPP Partai Hanura merekomendasikan berpasangan dengan Bacagub L. Rudy Irham Srigede sah-sah saja dilakukan oleh partai politik yang berkeinginan meraih kemenangan dalam Pilkada NTB tahun 2018.

Meski demikian, konstalasi Pilkada NTB kali ini, masih cair dan dinamis jelang pendaftaran pasangan Cagub dan Cawagub NTB. “Tapi, kalau ada informasi jika saya difinalkan dengan Pak Rudy, saya kira belumlah. Nanti itu, urusan parpol koalisi yang menggodok siapa kandidat yang pas berpasangan dengan saya selaku Bacawagubnya

Terkait selentingan yang menyebutkan rekomendasi PKB tidak sah lantaran Amin tidak mengikuti tahapan penyampaian visi dan misi di DPW PKB NTB beberapa waktu lalu. Wagub menanggapi santai tudingan itu.

“Kalau saya itu, daftarnya di DPP PKB. Saya diundang ke DPP di Jakarta untuk mengikuti proses pendaftaran dari awal hingga penyempaian visi, misi yang sama dengan proses di DPW PKB. Jadi, apanya yang salah dan dilanggar,” tandas Muhamad Amin.fahrul

Leave A Reply