Berbagi Berita Merangkai Cerita

Aksi Unjuk Rasa Secara Umum Berjalan Kondusif, Danrem Puji Ketua DPRD NTB dan Pengunjuk Rasa Gunakan Masker

15

FOTO. Danrem Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani (kanan) didampingi Ketua DPRD NTB saat memantau pelaksanaan unjuk rasa di depan kantor DPRD setempat

MATARAM, DS – Pelaksanaan aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang berlangsung di kantor DPRD NTB pada Kamis (8/10), terpantau berjalan kondusif.

Kendati sempat diwarnai adanya perusakan pagar Kantor DPRD, serta aksi coret-coret, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengapresiasi pelaksanaan aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat NTB Menggugat kali ini.

“Alhamdulillah, pelaksanaan aksi unjuk rasa penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja berlangsung aman dan lancar. Kalaupun ada kerusakan pagar dan aksi coret-coretan, sejauh penglihatan saya masih terpantau bisa kami kendalikan kok,” ujar Danrem Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menjawab wartawan.

Menurut Danrem, keberhasilan pengamanan pelaksanaan aksi unjuk rasa di kantor DPRD NTB  kali ini, tidak lepas adanya kerjasama semua pihak. Diantaranya, aparat kepolisan, TNI dan pimpinan DPRD NTB.

Bahkan, Brigjen Rizal memuji keberanian Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaedah yang berani turun langsung sejak pagi hingga sore hari dengan sabar menemui ribuan kelompok pengunjuk rasa secara bergantian.

“Saya saksi langsung, Ibu Ketua DPRD NTB sampai lima kali turun dengan berani berkomunikasi ke tengah para pengunjuk rasa. Bagi kami, keberanian itu turut meringankan beban aparat keamanan dalam mengamankan situasi pengunjuk rasa yang biasanya panas dan mudah tersulut emosinya,” kata Danrem.

Terkait pengamanan dari pihak TNI yang diterjunkan mengamankan aksi unjuk rasa kali ini. Menurut Danrem, satuan yang diterjunkan untuk memback up kerja kepolisian berasal dari personil yang berasal dari kesatuan Dandim Lobar. Diantaranya, Koramil Cakranegara, Ampenan, dan Mataram

Mereka juga dibantu oleh pasukan cadangan berjumlah 100 orang yang disiagakan di kompi Korem di Gebang, Kota Mataram.

“Pasukan cadangan ini tugasnya hanya berjaga-jaga manakala situasi dalam kondisi gawat dan genting. Tapi, karena situasi kondusif maka, personil di kompi Gebang tidak digerakkan,” tandas Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Gunakan Masker

Dalam kesempatan itu. Danrem juga memuji ribuan peserta aksi unjuk rasa yang dalam penyampaian orasinya terlihat mematuhi prosedur yang benar. Yakni, mereka  menggunakan protokol covid-19, dengan menggunakan masker.

“Pantauan saya tadi, hampir sebagaian besar mahasiswa dan masyarakat yang patuh menggunakan masker saat berunjuk rasa. Bagi saya ini akan bisa menjadi contoh bagi wilayah lainnya agar tertib, aman dan damai serta esensi tersampaikan. Namun tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.