Berbagi Berita Merangkai Cerita

Ajak TGH Manan Safari Subuh, Sinyal Gubernur Dukung Manan Maju Pilwali Mataram 2020?

0 19

MATARAM, DS – Kegiatan rutin Gubernur NTB Zulkieflimansyah berupa safari subuh yang dilakukan oleh orang nomor satu di NTB kali ini, terasa berbeda pada Kamis (9/1) lalu. Pasalnya, Bakal Calon Wakil Walikota Mataram yang merupakan kesepatan antara koalisi PKS dan PDIP, yakni TGH. Abdul Manan terlihat hadir dan ikut menyapa masyarakat di Masjid Nurul Yaqin, Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Bahkan Ketua MUI Kota Mataram itu ikut memberikan tausiyahnya pada puluhan jamaah yang hadir pada masjid terbesar di Kecamatan Sandubaya tersebut.

Menanggapi kehadiran TGH Manan pada kegiatannya kali ini, Gubernur terlihat santai. Zul mengaku, mengajak masyarakat melaksanakan shalat Subuh secara berjamaah pada ratusan masjid di kabupaten dan kota di NTB adalah suatu kewajiban.

“Lho pak TGH Manan kan penceramah. Jadi, kehadirannya juga bisa menjadi menjadi ajang silaturahmi yang efektif bagi pimpinan daerah dengan masyarakatnya. Apalagi, posisi beliau (TGH Abdul Manan) adalah Ketua MUI,” ujar Gubernur menjawab wartawan, Jumat (10/1).

Menurut Zul, gerakan keliling dari masjid ke masjid yang dilakukan sejak beberapa bulan terakhir tidak lain upayanya menyapa masyarakat. Hal ini sangat penting untuk menginformasikan program kerja pemerintahan.

“Yang utama, kan kita bisa juga menyerap aspirasi masyarakat. Apalagi, silaturahmi adalah hal yang sangat penting dalam hidup. Dan pembangunan yang kita lakukan juga harus didasari dengan silaturahmi yang kuat,” tegas Gubernur.

Dalam kesempatan itu. Zul ini meminta agar masyarakat tetap kompak serta menjaga persatuan dan kesatuan. Kondusivitas daerah harus dijaga agar masyarakat bisa senantiasa hidup tenteram, aman dan nyaman.

“Mudah-mudahan dengan kita memakmurkan masjid, kebangkitan ekonomi umat bisa terwujud di daerah kita tercinta ini,” tegas Gubernur.

Ia meminta keberadaan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah. Namun dari tempat ibadah bagi umat islam ini akan bisa mencetak ribuan pengusaha baru di wilayah NTB kedepannya. “Masjid tidak hanya jadi tempat kita beribadah, tapi mari kita jadikan masjid sebagai pencetak seribu pengusaha baru di NTB ini,” ungkap Gubernur.

Dalam dialognya dengan masyarakat usai Kultum dan sambutan safari subuh. Salah satu warga Bertais, Sukardi mengaku risau. Lantaran, meski wilayahnya merupakan gerbang pintu Kota Mataram namun hingga kini penataan di wilayahnya belum dilakukan. Akibatnya masih terlihat kumuh.

“Pak gubernur bisa lihat sendiri. Salah satunya, saluran aliran di wilayah Bertais sama sekali belum di tata dengan rapi. Kesempatan ini, kami mohon atensi pak Gubernur selaku pimpinan kami untuk bagaimana bisa mengintervensi melakukan penataan wilayahnya,” ungkap Sukardi.

Menjawab hal itu, Gubernur mengaku akan secepatnya melakukan koordinasi dengan pemkot Mataram melalui OPD terkait. Meski demikian, ia meminta jika penataan wilayah tidak bisa sepenuhnya dikerjakan oleh pemerintah. Sehingga, membutuhkan kerjasama dengan masyarakat.

“Jangan sampai kita mengeluh kepada pemerintah, tapi kita sebagai masyarakat belum sadar tentang pentingnya kebersihan lingkungan itu sendiri,” tandas Zulkieflimansyah.

Tak lupa seperti biasanya. Usai kegiatan itu, Gubernur memberikan bantuan pada pengurus masjid Nurul Yaqin Bertais. RUL.

Leave A Reply