Berbagi Berita Merangkai Cerita

Ainuddin Bersyukur Bupati Husni Mau Lakukan Tes DNA

0 21

MATARAM, DS – Kuasa Hukum Rahmawati (50), Dr Ainuddin, mengaku bersyukur atas pernyataan Bupati Sumbawa HM. Husni Djibril yang memastikan siap melakukan tes DNA untuk membuktikan tuduhan terkait dugaan tindakan penghamilan yang berujung kelahiran MH (30) pada tahun 1989 lalu. Selain itu, sikap Bupati Husni yang menyatakan berani bersumpah atas nama agama Islam dan menyebut nama nabi Muhamad SAW (Rasulullah) diatensi pihaknya.

“Pernyataan ini yang kami tunggu-tunggu diungkapkan oleh HMJ. Sehingga, kami siap akan mengawal dan melihatnya secara langsung. Mengingat, tes DNA itu harus dilakukan secara transparan. Sehingga, jelas ada kepastian hukum nantinya,” ujar Ainuddin menjawab wartawan di kantornya di Mataram, Kamis (27/2) petang.

Ia mengatakan langkah pihaknya mengajukan tes DNA itu tidak lain agar ada keadilan pada Rahmawati dan anaknya. Apalagi, pengakuan kliennya, justru selama ini yang selalu menjamahnya hanyalah satu orang saja. Dan bukan ada pria lain seperti tudingan Husni Djibril dalam pernyataan resminya tersebut.

“Laporan kami ini bukan soal kadaluwarsa atau tidaknya waktunya. Tapi si anak perempuan itu sempat jadi bayi dan selanjutnya ia berangsur tumbuh dewasa. Di saat itu, ia kan sempat mencari keadilan, tapi enggak tuntas. Makanya, peristiwanya berlanjut hingga saat ini,” tegas Ainuddin seraya memastikan pelaporan yang dilakukan kliennya ke Polda NTB pada Selasa (25/2), tidak ada tendensi politik apapun, apalagi jika dikatakan ada pihak yang menungganginya.

Hanya saja, kenapa dilakukan saat ini, kata Ainuddin, hal tersebut lantaran ada keadilan hukum yang timpang selama ini. Sehingga, ia dan kliennya melaporkannya kali ini.

“Saya sendiri adalah lawyers yang enggak pernah sama sekali bersentuhan dengan politik, jadi kalau pak Husni bilang ini ada tendensi politik menjatuhkan namanya jelang Pilkada Sumbawa. Itu keliru. Pelaporan ini murni dan enggak ada sangkut pautnya dengan urusan politik apapun apalagi Pilkada Sumbawa 2020,” jelas Ainuddin menegaskan.

Terkait perkembangan pelaporannya itu, ia menjelaskan saat ini jajaran Polda NTB telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Apalagi, sejumlah saksi yang dihadirkan pun sangat mengetahui dengan detail dan jelas terkait hubungan antara kliennya dengan Bupati Husni tersebut.

Bahkan, lanjut Ainuddin, ada beberapa saksi kunci yang menyarankan agar Husni menyelesaikan perbuatannya pada kliennya tersebut. Namun, Husni terkesan lari dan tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalannya tersebut.

“Insya Allah, antara Jumat dan Senin pekan depan dijadwalkan aparat kepolisian akan melakukan gelar perkara internal untuk selanjutnya akan dibuatkan laporan polisi (LP),” ucapnya sambil menegaskan, keberanian kliennya membuka persoalan ini ke publik dan selanjutnya melaporkannya ke Polda NTB tidak lain atas desakan sang anak yang ingin mengetahui siapa ayah kandungnya yang sah selama ini.

Apalagi, petunjuk awal dari sang anak datang orang tua angkatnya yang menyatakan jika dia memiliki orang tua kandung. Selanjutnya, oleh sang anak itu, selama berpuluh-puluh tahun lamanya mencari tahu terkait siapa orang tua kandungnya mulai terkuak setelah ia bertemu dengan ibu kandungnya yang terpisah jarak dan waktu selama ini.

“Pernyataan Husni tentang siapa pihak yang meminta menggugurkan kandungannya sudah kelihatan dengan terang. Jadi, silahkan saja pak Husni berkoar-koar tidak pernah melakukan tindakan penghamilan. Nanti biarlah hukum yang menjawabnya termasuk ulahnnya menelatantarkan anaknya selama ini,” tandas Ainuddin.

“Sekali lagi, atas nama diri dan kliennya, saya menghormati proses hukum yang kini berjalan. Dan kami siap menunggu apapun hasil dari keputusannya. Termasuk rencana Husni yang akan melaporkan balik pun akan siap kita hadapi juga,” sambungnya. RUL.

Leave A Reply