Berbagi Berita Merangkai Cerita

Ada Perlawanan terhadap Covid pada Lomba Desa di Lotim

30

Sekda Juaini Taofiq

SELONG, DS – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan kembali menggelar lomba desa mulai 08 Maret mendatang.

Namun dalam lomba desa kali ini sedikit berbeda dengan lomba desa tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini lomba desa dicanangkan sebagai bentuk perlawanan terhadap pandemi Covid-19.

Sekretaris Daerah Lotim, Juaini Taofiq selaku ketua panitia penilaian lomba mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat di tingkat desa. Serta memastikan implementasi Permendagri Nomor 3 tahun 2021 tentang pembatasan kegiatan masyarakat bersekala mikro.

“Pada lomba Desa ini ada indikator penilaian tambahan, dan tambahannya ini nilainya sama,” ujar Taofik saat ditemui, Senin (01/03).

Pada lomba desa tahun sebelumnya indikator penilian ada tiga hal. Yakni pemerintahan, kewilayahan, kemasyarakatan. Sedangkan tahun ini penerapan protokol kesehatan juga menjadi indikator penilaian utama.

“Misalnya dari sisi anggaran apakah desa ini sudah menganggarkan 8 persen APBDesnya untuk penanggulangan Covid-19, seperti penyiapan rumah isolasi, pembentukan satgas Covid-19 tingkat desa, dan lainnya” kata Juaini.

Taofik pun menyinggung tentang penanganan Covid-19 yang telah difokuskan dari desa. Mulai dari pentingnya rumah isolasi hingga penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terus berdatangan dari luar negeri.

Namun tentunya dengan tetap adanya sinergi antara pemerintah kabupaten dengan desa. Pemkab akan menjemput PMI yang pulang di bandara untuk kemudian dilakukan tes rapid antigen.

“PMI yang pulang kita jemput di Bandara, kemudian kita isolasi di Rusunawa selama satu malam. Kita rapid antigen, lalu satgas Covid desa yang akan menjemputnya untuk di isolasi di desa masing-masing,” tuturnya.

Dengan sinergi ini akan terwujud efisiensi dan efektifitas anggaran. Mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan.

“Kalau bersinergi antara Pemkab dan Pemdes, semuanya bisa menjadi tidak mahal,” pungkasnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.