Berbagi Berita Merangkai Cerita

700 UKM Lombok Utara Terima Bantuan Tunai dari CRS

0 115

KLU, DS-Sebanyak 148 Usaha Mikro Kecil (UMK) yang menjadi korban gempa di Kabupaten Lombok Utara (KLU) menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp 2 juta dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) YSLPP yang didanai CRS, Senin (22/4). CRS merupakan sebuah lembaga kemunusiaan internaional Amerika yang menjalin kerjasama dengan Kemensos RI.

Bekerjasama dengan Bank BRI, dana tunai yang diterima warga dihajatkan untuk masyarakat yang memiliki usaha dengan modal lima juta rupiah. Dimana warga tersebut ingin melanjutkan usaha mereka setelah ditimpa bencana gempa.

“Kita utamakan warga usaha mikro yang modalnya tidak lebih dari lima juta. Sehingga mereka bisa melanjutkan usahanya setelah ditimpa musibah,” ujar Manager Livelihood CRS, Kurniawan Eko Susetyo.

Bantuan tunai diberikan terutama kepada warga yang wilayahnya banyak terdapat usaha mikro. “Jumlah usaha mikro yang menerima bantuan tunai se NTB sebanyak 1400. Sedangkan untuk yang di Lombok Utara saja sebanyak 700 usaha mikro,”sebutnya.

Dijelaskannya, bantuan tunai diberikan secara stimulan. Bantuan pertama ditransfer melalui rekening BRI sebesar Rp 1 juta dan akan ditransferkan tahap berikutnya setelah mereka diberikan pelatihan bagaimana mengelola keuangan usaha.

“Dana tunai ini bersumber dari bantuan kemanusiaan Amerika lewat CRS melalui LSM YSLPP Mataram. Pemberian diberikan merata sebesar Rp 2 juta. Setelah mereka terima dana ke rekening, mereka langsung bisa mencairkannya,”tuturnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada lembaga yang sudah peduli terhadap masyarakat Lombok Utara.

“Pesan saya agar dana yang diberikan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melanjutkan usaha yang sebelumnya tidak bisa dilanjutkan. Karena, akan ada rekening bantuan dari program Jaminan Hidup (Jadup) untuk semua masyarakat nantinya,” ujar bupati usai membagikan secara simbolis bantuan tunai.

Menurut bupati, bantuan yang sudah diberikan dan yang sedang dilaksanakan — seperti bantuan stimulan pembangunan rumah — masih dalam proses. Bantuan itu direalisasikan dalam bentuk rumah atau bukan dalam bentuk uang. Kata bupati, jika ada yang menjanjikan dana bantuan korban Rp 50 juta itu bisa dicairkan dalam bentuk uang, warga jangan percaya.

“Sekarang kurang lebih Rp 900 miliar lebih dana stimulan dibagikan ke rekening warga. Itu untuk membangun rumah bukan untuk tunai,” jelasnya.

Terpisah, Direktur YSLPP Mataram, Rohianah, mengatakan YSLPP sudah hadir pasca gempa menimpa Lombok Utara. Banyak bantuan yang diberikan melalui CRS kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Tidak hanya bantuan berupa kebutuhan pada saat darurat melainkan juga alat-alat pertukangan bagi masyarakat yang membangun sementara tempat tinggalnya.
“Selain bantuan tunai juga banyak diberikan berupa selter maupun alat pertukangan,”ujarnya.

Bantuan tunai nkali ini diberikan kepada usaha mikro yang tersebar di lima kecamatan. :Data kami ambil dari sumber data masyarakat usaha kecil yang melanjutkan usaha mereka setelah bencana terjadi,”tandasnya.man

Leave A Reply