Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 19 Jul 2018 20:22 WITA ·

164 Desa di NTB Terdampak Kekeringan


					Kepala BPBD NTB, Ir. H. Muhammad Rum, MT (kiri) didampingi Sekretaris BPBD dan Kabag Pemberitaan Lalu Ismu saat memberikan keterangan persnya Perbesar

Kepala BPBD NTB, Ir. H. Muhammad Rum, MT (kiri) didampingi Sekretaris BPBD dan Kabag Pemberitaan Lalu Ismu saat memberikan keterangan persnya

MATARAM, DS – Sebanyak 164 desa di NTB kini terdampak kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB memprediksi jumlah desa yang dilanda kekeringan pada tahun 2018 semakin meluas. Data yang dirilis BMKG setempat menyebutkan puncak kekeringan di NTB akan berkepanjangan hingga Agustus mendatang.

Kepala BPBD NTB, Ir. H. Muhammad Rum, MT, mengatakan dampak kekeringan pada tahun ini yang akan lebih meluas dipicu adanya pengaruh gelombang panas El Nino. Menurutnya, ancaman El Nino berpengaruh pada curah hujan dibawah nol.

“Curah hujan pada Juli hingga Agustus 2017 di bawah normal, artinya selama dua bulan ke depan bahkan Desember tahun ini, kekeringan masih akan berlanjut,” ujar Rum menjawab wartawan di ruang media center Kantor Gubernur NTB, Kamis (19/7).

Prediksi itu sesuai data tahun 2017, data jumlah terdampak kekeringan 318 desa dari 71 kecamatan. Kekeringan itu meliputi 127.940 kepala keluarga (KK) terdampak dan 640.048 jiwa terdampak.

Meski demikian, rekapitulasi prediksi yang dilakukan pihaknya kali ini masih bersifatnya sementara. “Diprediksi, jumlah terdampak kekeringan di NTB akan meluas. Sehingga kita perlu melakukan antisipasi akibat dampak kekeringan yang meluas ini,” kata Rum.

Pihaknya telah meminta seluruh Kepala BPBD kabupaten dan kota se NTB untuk melakukan kajian terkait  data dan informasi perkembangan kekeringan di daerahnya masing-masing.

Rum menuturkan, saat ini data yang ada masih berkutat pada daerah terdampak yang hanya memberi input data kekeringan per kecamatan dan desa.

“Kami harapkan, secepatnya data yang tengah dalam proses pendataan itu kita peroleh. Ini penting, karena sejumlah pihak terkait, yakni PDAM, TNI/Polri, Dinas PU melalui Bidang Cipta Karya dan Dinas Sosial NTB telah berkomitmen akan menyiapkan pasokan dripong air bagi warga yang membutuhkan air bersih,” jelasnya seraya menambahkan khusus kepolisian telah ada instruksi Kapolda NTB agar Polres di semua wilayah NTB menyiagakan mobil khusus yang stand by untuk melakukan pendropingan air.fm

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

JMSI Apresiasi KBRI Madrid dan Dubes RI Kerajaan Spanyol Bangun Poros Global

17 Mei 2022 - 17:49 WITA

Tambah Satu Mobil Tangki Lagi, HBK PEDULI Tingkatkan Suplai Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak Kekeringan di Lombok

17 Mei 2022 - 17:09 WITA

Harga Jagung Anjlok, Gubernur NTB Beri Solusi Jalur Ekspor

15 Mei 2022 - 19:09 WITA

Bakal Buat Baper, Sultan Food Siap Luncurkan Minuman yang Segar-Segar

13 Mei 2022 - 17:39 WITA

Gubernur NTB : Ide Besar Muncul Saat Diskusi Sederhana

12 Mei 2022 - 06:34 WITA

Organisasi Perempuan NTB Diharap Bantu Pemberdayaan Ekonomi

11 Mei 2022 - 08:20 WITA

Trending di Ekonomi