Berbagi Berita Merangkai Cerita

Danrem : Logistik Pileg dan Pilpres 2019 NTB Sudah di Kabupaten

0 9

MATARAM, DS – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani bersama Kasi Intel Mayor Inf Hendra Sukmana mendatangi kantor penyelenggara pemilu di NTB, yakni KPU dan Bawaslu NTB pada Jumat (4/1). Kedatangan orang nomor satu di institusi Korem itu untuk bersilaturahmi terkait kesiapan pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019.

Danrem mengatakan berdasarkan informasi dari jajaran KPU setempat, sejatinya logistik Pemilu sudah diterima oleh KPUD kabupaten/kota di NTB. Oleh karena itu, Rizal berharap seluruh jajarannya, yakni Dandim di semua wilayah NTB agar secepatnya mengecek dan mengamankan keberadaan logistik tersebut.

“Bagi kami ini penting untuk menghindari isu-isu yang tidak benar akhir-akhir ini terkait logistik Pemilu 2019,” ujar Danrem menjawab wartawan.

Terkait dengan pengawalan dan pengamanan Pemilu, lulusan Akmil 93 tersebut menegaskan, pihaknya telah siap membantu mengamankan rangkaian pelaksanaan Pemilu baik Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019. “Namun dalam pelaksanaannya secara teknis akan bergabung dengan Kepolisian hingga ke tempat-tempat terpencil,”kata Rizal.

Sementara itu, Divisi Teknis KPU NTB Suhardi Soud mengapresiasi komitmen Danrem terkait dengan pengamanan Pemilu bersama Kepolisian. Hal ini menunjukan adanya keinginan agar wilayah NTB tetap kondusif pada Pileg maupun Pilpres 2019.

“Harapan kita adanya koordinasi ini dapat menangkal isu-isu yang beredar di NTB terkait logisitik Pemilu,” ungkapnya..

Menurutnya, situasi wilayah NTB hingga saat ini masih kondusif, logistik sudah hadir di  seluruh Kabupaten/Kota dan terakhir nanti logistik surat.

“Mohon kepada Danrem dan Kapolda NTB untuk memastikan kondisi keamanan NTB berjalan dengan baik,” kata Suhardi.

Di Kantor Bawaslu
Usai mengunjungi KPU, Danrem beserta rombongan menuju Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) provinsi NTB, dan disambut Ketua Bawaslu Muhammad Khuwailid

“Kehadiran kami di Kantor Bawaslu NTB untuk mensinergikan dari awal terkait dengan pengamanan wilayah karena proses Pileg dan Pilpres tinggal tiga bulan lagi,” jelas Danrem.

Terkait sinergitas pengamanan bersama, Danrem mengemukakan antara pihaknya dan Bawaslu akan segera melakukan pemetaan dan treetmen terhadap wilayah yang rentan adanya konflik.

Harapannya, pelaksanaan Pemilu dan Pilpres dapat berjalan aman dan lancar. “Kita akan tetap mendampingi Bawaslu apabila ada pihak-pihak yang protes, ada kerusakan kertas suara atau ada penghitungan ulang. Langkah kita ini agar jajaran Bawaslu bisa melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Danrem.

Terpisah, Ketua Bawaslu NTB, Khuwailid, mengatakan antara pihaknya dan Danrem telah membicarakan sejumlah potensi-potensi kerawanan di masing-masing wilayah di NTB.

Menurut dia, tugas pihaknya bukan hanya fokus pada aspek kerawanan secara tehnis. Namun juga situasi yang dapat mempengaruhi pelaksanaan Pemilu. “Sehingga, inilah yang harus dikoordinasikan bersama semua pihak untuk menyelesaikan potensi-potensi kerawanan tersebut. Termasuk, pada jajaran Korem,” jelas Khuwailid.

Terkait pengamanan, lanjut dia, sudah ada leading sektor. Yakni Polri di back up TNI. Oleh karena itu, sinergitas Bawaslu, KPU, Polri dan TNI untuk mengantisipasi potensi kerawanan selama rangkaian Pemilu menjadi sangat vital.

Apalagi, kata Khuwailid, terdapat beberapa wilayah di NTB yang memiliki indeks kerawanan. Salah satunya, di Kabupaten Lombok Timur.

Kerawanan itu dipicu hanya persoalan teknis pemilihan. “Sedangkan di Pulau Sumbawa umumnya kerawanan yang muncul adalah banyaknya pemberitaan yang bersifat hoax. Dan tadi, kami sudah sepakat untuk memerangi berita hoax menjelang Pileg dan Pilpres kali ini,” tandas Khuwailid. RUL

Leave A Reply