A place where you need to follow for what happening in world cup

241 Lokal Sekolah Terdampak Gempa di Lotim Masih Terabaikan

26

Hadi Jayari

SELONG, DS – Sebanyak 241 lokal bangunan sekolah di Lombok Timur yang rusak akibat gempa 2018 masih belum mendapat perhatian pemerintah pusat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengusulkan bangunan sekolah tersebut agar mendapat bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pasalnya, pengusulan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang didapatkan untuk penanganan sekolah terdampak gempa ini masih minim. Padahal untuk DAK 2021, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur telah mengusulkan 753 paket pekerjaan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Realisasinya hanya 10% dari pusat. Hanya 70 paket pekerjaan dengan nilai Rp. 12 miliar,” tutur Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dikbud Lotim, Hadi Jayari.

Padahal untuk memperbaiki sekolah terdampak gempa saja, dibutuhkan anggaran lebih dari Rp. 40 miliar. Sedangkan dari anggaran sebesar Rp. 12 miliar tersebut, hanya sebagian kecil yang teralokasikan untuk menangani sekolah terdampak gempa.

Dikbud Lombok Timur pun berusaha mencari sumber anggaran lain untuk hal itu. “Menjadi tugas kami di Dikbud untuk mencari anggaran di Kementerian lain. Itu saja harapan kita, mudah-mudahan dapat diakomodir,” ujarnya

Langkah inovatif harus terus dilakukan agar sekolah yang belajar menggunakan ruang kelas darurat dapat terurai. Mengingat perlunya mewujudkan kenyamanan belajar bagi para siswa. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

Lewat ke baris perkakas