Minggu , 11 Juni 2017
Home / Tokoh / CERITA UNIK ALI BD : KEMBANGKAN PERSAUDARAAN
Beginilah kedekatan Bupati Ali BD dengan rakyatnya

CERITA UNIK ALI BD : KEMBANGKAN PERSAUDARAAN

Membangunkan Lotim menggunakan beberapa pendekatan, yakni nilai-nilai agama. Bagi Ali, nilai-nilai Islam adalah kekuatan yang lama tertidur. Banyak yang mengaku Islam, namun tidak menggunakan pola pikir Islam. Pengaruh informasi dari luar yang begitu bebas merasuk di era global memperparah kondisi itu.

Umat Islam memiliki modal dalam mengembangkan rasa persaudaraan. Dalam zakat, terdapat kekuatan kolektif, persatuan dan kesatuan. Zakat tidak sebatas memberi dan menerima, melainkan juga mendekatkan pada rasa persaudaraan dan kesadaran berbagi dari yang punya kepada yang kurang berada. Keterbelakangan umat Islam, yang mayoritas dianut masyarakat setempat, tidak lepas dari diabaikannya masalah tadi. Sementara itu, upaya pengentasan kemiskinan oleh pemerintah pusat layaknya sinterklas seperti bantuan langsung tunai yang lebih banyak menyulut perpecahan dan istilah yang sangat gagah seperti bantuan operasional sekolah atau BOS yang memunculkan banyak pelanggaran.

Prinsip teguh Sang Bupati menjalankan Perda Zakat ternyata tidak runtuh sampai sekarang, kendati sempat menuai berbagai protes lewat aksi demonstrasi beberapa waktu lalu. Zakat masih terus berjalan di lingkungan PNS, namun kini lebih ditekankan pada kesadaran masing-masing personal. Justru setelah memahami manfaat zakat, hasilnya begitu nyata terlihat. Ribuan fakir miskin berhasil diberikan jalan keluar dari belitan kesusahan. Guru dan PNS pun membuka diri potongan 2,5 persen dari penghasilannya.

Pengelolaan zakat di tingkat kabupaten pun digulirkan hingga ke tingkat desa dengan membentuk lembaga Badan Amil Zakat Desa atau Bazdes. Hal itu diimbangi dengan perhatian yang serius kepada masyarakat desa lewat pendekatan alokasi dana desa pembangunan (ADDP). Tiap desa kini mengelola dana pembangunan sampai ratusan juta. Itu belum termasuk kegiatan proyek yang datang dari pusat.
Tidak mengherankan, lewat pendekatan ini, nilai-nilai Islam berupa kegotongroyongan, mencuat. Setiap desa bahu-membahu melakukan pembangunan dengan tingkat swadaya yang melebihi ADDP. Dalam sekejap, jalan-jalan di desa bermunculan. Hanya setahun berhasil diciptakan seribuan kilometer jalan baru.

Di sisi lain desa dan kecamatan berkompetisi dalam ajang Anugerah Bintang Selaparang berhadiah setengan milyar – yang pada tahun 2006 diperoleh Desa Lendang Nangka, disusul Kembang Kuning tahun 2007. Lomba ini terus bergulir hingga sekarang. Sebuah kondisi yang luar biasa pun terjadi. Pembangunan pedesaan Lotim luar biasa.r.rabbah

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

CERITA UNIK ALI BD: PEDULI MASJID

Ada hal yang berbeda di Lombok Timur, yakni cara pemerintahan Ali dalam konteks kepeduliannya terhadap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *