Sabtu , 28 Oktober 2017
Home / Religi / Wagub : MTQ Ajang Umat Islam Cinta Alquran
Wagub Amin didampingi Sekda dan bupati Bima saat membuka MTQ tingkat provinsi ke 27 di komplek kantor bupati Bima

Wagub : MTQ Ajang Umat Islam Cinta Alquran

MATARAM, DS – Wakil Gubernur, H. Muhamad Amin MSi mengingatkan, ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) agar tidak menjadi kegiatan rutin untuk mempertunjukkan dan mempertandingkan seni baca Alquran saja semata.

Namun lebih dari itu, MTQ harus menjadi ajang mendekatkan umat islam agar bisa mencintaikitab suci Alquran. “Yang utama, kita harus dapat memahami, serta mengamalkan secara nyata nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wagub saat menyampaikan sambutannya saat membuka MTQ ke-27 di kantor Bupati Bima, Kamis (26/10) malam.

Menurutnya, MTQ merupakan wahana pelestarian khasanah budaya Islam dalam membangun generasi Qurani dan masyakat madani. Yakni,  kehidupan yang penuh toleransi,  saling berkontribusi, saling membangun hidup dan saling memberi kemanfaatan dalam kedamaian dengan seluruh  umat beragama.

“Kehidupan kayak gini sama seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umatnya dan juga menjadi tauladan bagi dunia. Sehingga, harus kita ikuti,” kata Wagub Amin.

Ia mengatakan, dengan seringnya umat islam membaca Alquran, maka akan dapat membentuk pribadi yang berkarakter religius Islami. Oleh karena itu, Amin mengajak semua umat islam untuk terus memperkuat benteng keimanan melalui peningkatan pemahaman dan pengamalan kandungan ajaran Alquran.

Sebab, kata dia, hanyalah dengan pengamalan ajaran agama  akan dapat menjadi modal utama dan kekuatan bersama dalam membangun bangsa menjadi bangsa yang unggul dan  tangguh.

“Dalam konteks inilah, maka MTQ akan dapat menjadi media pendidikan  yang penting dalam membangun toleransi dan ukuwah islamiah. Karena melalui MTQ provinsi ini para kafilah saling berinteraksi satu dengan lainnya,  mengenali budaya daerah  satu dengan yang lainnya, sehingga rasa persaudaraan di antara sesama semakin tumbuh,” tandas Wagub.

Terpisah, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri mengatakan, pelaksanaan MTQ kali ini, merupakan implementasi dari visi, misi Bima Religius, Aman, Maju, Amanah dan Handal (Ramah). Menurutnya, meski dengan segala keterbatasan, tapi dengan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan dari seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat diwilayahnya, kegiatan ini dapat diselenggarakan.

“Bagi kami, MTQ ini merupakan sejarah bagi kabupaten Bima karena dipusatkan di arena pemerintahan Kabupaten Bima yang akan mulai ditempati pada tahun 2018 mendatang. Makanya, kita buat semeriah-meriahnya ditengah keterbatasan,” ujar Indah. fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Ulama Mesir Nilai Kehidupan Islam di NTB Perlu di Contoh Umat Islam di Dunia

MATARAM, DS –  Kehidupan toleransi antar umat beragama yang kini dapat hidup rukun, tentram dan harmonis di Indonesia, khususnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *