Senin , 7 Agustus 2017
Home / Religi / TGB DIHADANG WALIKOTA BINJAI
TGB yang terpaksa menunda kepulngan karena dihadang Walikota Binjai

TGB DIHADANG WALIKOTA BINJAI

MEDAN,DS-Sejatinya usai menghadiri undangan Tablig Akbar di Masjid Amalia Kabupaten Langkat, Sumut, Minggu siang (6/8-2017), Gubernur NTB, Dr. TGH. M Zainul Majdi berkeinginan untuk menutup rangkaian kegiatan silaturahimnya di Provinsi Sumut. Namun, karena dihadang undangan mendadak dari Walikota Binjai, H. M. Idaham, SH., M. Si yang ingin menjalin silaturahim dalam acara Tablig Akbar di Masjid Agung Kota Binjai, akhirnya TGB memenuhi undangan tersebut.

Sambil menunggu jadwal penerbangan pesawat Kualanamu Medan – Lombok Praya pada sore hari, TGB didaulat memberikan tausiyah dalam acara Tablig Akbar yang digelar Pemkot Binjai bersama sejumlah ormas Islam tersebut.

Di Masjid Agung Binjai kehadiran Gubernur NTB sudah dinantikan oleh ratusan jemaah yang ingin bersilaturahmi dan mendengarkan langsung tausiyah dari ulama sekaligus umara yang kini namanya kian populer di masyarakat muslim Sumut.

Dalam tausiyahnya TGB menguraikan tentang hakekat silaturahmi dan persaudaraan, serta pentingnya membangun semangat optimisme dalam pelaksanaan pembangunan, sekaligus modal menghadapi tantangan global yang kian kompetitif.

Ia mengajak masyarakat Kota Binjai, khususnya para jemaah yang hadir, untuk terus membangun dan memperkuat tali silahturahmi dan persaudaraan yang kuat diantara sesama. Sebab dari semangat silaturahim itu akan tumbuh menjadi persaudaraan dan persatuan yang kuat, sehingga pada akhirnya akan mampu menjadi kekuatan kolektif yang nantinya akan membawa perubahan positif bagi masa depan pembangunan daerah dan bangsa ini, tutur TGB.

Ditegaskannya, semua pihak harus berdiri bersama dalam semangat persaudaraan. ” Baik Walikota, para pimpinan OPD dan seluruh masyarakat Binjai harus bekerja sama memajukan Kota Binjai ini”, ujarnya.

TGB melanjutkan, untuk mampu membangun silahturahmi yang baik, maka dibutuhkan  sifat optimis oleh masing-masing individu dalam masyarakat dan menjauhi pesimisme. ” Kalau di suatu bangsa, orang-orangnya pesimis, maka akan tertinggal dan robohlah bangsa itu,” ungkapnya.

Gubernur yang juga Hafidz Quran tersebut kemudian mengingatkan, bahwa sumber optimis dan pesimis dalam kehidupan keseharian kita adalah asupan informasi yang kita cerna. Untuk itu, ia mengingatkan kita agar lebih hati hati dan selektif dalam mengkonsumsi setiap informasi. Terutama informasi yang berasal dari handphone kita atau sumbernya masih diragukan.

“Apabila sesuatu informasi yang buruk, yang masuk ke handphone kita, kemudian informasi itu diteruskan pada yang lain, maka akan berakibat tersebarnya pesimisme didalam masyarakat”, ujar Tuan Guru Bajang mengingatkan akan bahaya yang ditimbulkan dari informasi yang menyesatkan tersebut.

Acara tabligh akbar ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Binjai, M. Mahfullah Pratama Daulay, S. STP., MAP, pimpinan DPW IPI, KH. Dr. Dedi Masri serta Pimpinan berbagai organisasi Islam lainnya. hms

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

TGB DIIDOLAKAN PARA SANTRI & CALON HAFIZ

MEDAN,DS-Kunjungan Gubernur di Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (4-6/8-2017),  dalam rangka memenuhi undangan dari para …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *