Minggu , 6 Agustus 2017
Home / Religi / PONPES TERUS BERJUANG MERAWAT KEMAJEMUKAN INDONESIA
TGB di Sumut

PONPES TERUS BERJUANG MERAWAT KEMAJEMUKAN INDONESIA

MEDAN,DS-Dalam rangka membangun hubungan dinamis antara NTB dengan provinsi lain di tanah air, Gubernur NTB, Dr. TGH. M Zainul Majdi berkunjung ke Sumatera Utara, menjalin silahturahmi, memenuhi undangan tokoh agama dan masyarakat KH. Dr. Dedi Masri, L. C., M. Si, (Jum’at, 4/8-2017).

Di Sumatera Utara, Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan akrab Gubernur NTB dua periode tersebut, menghadiri malam pelantikan pengurus Ikatan Pesantren Indonesia (IPI). Pertemuan penting ini dihadiri oleh berbagai BUMN, Forkompimda Provinsi Sumatera Utara, para tokoh agama dan masyarakat. Juga dihadiri oleh seluruh ratusan perwakilan Ponpes se Sumut , serta Pejabat dari Kementerian Dalam Negeri, Laode Ahmad SE. MSi, Perwakilan POLDA Sumut, Perwakilan Pemda Sumut dan tokoh-tokoh masyarakat/tokoh agama se Sumut.

Acara pelantikan dipimpin langsung oleh ketua DPD Ikatan Ponpes Indonesia Sumatera Utara, KH. R. K Zaini Ahmad yang juga merupakan tokoh masyarakat di Sumatera Utara.
Setelah pelantikan, TGB didaulat untuk menyampaikan gagasannya tentang Indonesia.

Mengawali Orasi Kebangsaannya, TGB menyampaikan bahwa pondok pesantren yang ada diseluruh Indonesia, sejak awal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Ia mengajak semua pihak untuk bersatu dan bersinergi memberikan segala yang terbaik untuk kepentingan bersama.
“Kewajiban kita semua bersama-sama untuk terus berjuang, merawat, menjaga dan membentengi Indonesia,”ujarnya.

Khusus mengenai Indonesia sebagai sebuah bangsa, TGB menyampaikan buah pemikiran beliau tentang Indonesia.
Pertama, Indonesia adalah sebuah wujud anugerah dan nikmat dari Allah Swt. Dengan segala sumber kekayaan baik yang bersumber dari alam maupun keragaman budaya dan sosialnya, tegas TGB.

Menurut TGB, tidak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Termasuk keragaman Indonesia yang ada saat ini, merupakan skenario besar dari Allah SWT, tuturnya. Fenomena keberagaman dan perbedaan di Indonesia sangat jelas dan nampak dalam kehidupan kita. Hal ini berbeda dengan negara-negara yang ada di Jazirah Arab. Dimana perbedaan tidak terlalu nampak baik dari alam maupun suku bangsa mereka. Asal usul mereka hampir semuanya homogen.

Keberagaman Indonesia ini, menurut Gubernur TGB, dengan aneka ragam kekayaan alam dan budaya yang nyata adanya, makin menggambarkan bahwa surga yang tergambar didalam Al Quran itu ada di Indonesia, ujarnya.

Kedua, Indonesia adalah Amanah dari Allah Swt. Karenanya Tuan Guru Bajang mengajak seluruh anak bangsa ini untuk selalu menjaga amanah besar tersebut agar tidak sia-sia.

Ketiga, indonesia dalam pandangan TGB adalah Ijma’ Wathani, yakni sudah menjadi konsensus Nasional. Dimana didalam perjuangan mewujudkan konsensus nasional itu, para ulama memiliki peran terbesar. Dengan demikian, tidak ada lagi ruang untuk adanya perdebatan mengenai perbedaan dan keragaman Indonesia ini, tegas TGB. Seraya mengajak audien untuk ikhlas menerima keragaman yang ada dalam bangsa Indonesia ini. Terutama dengan cara terus memupuk kepedulian keluarga besar ponpes yang selama ini sudah tumbuh dan berkembang dalam semangat keiklhlasan.hms

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Arifin Ilham Hadiri Ramadhan Berdzikir NTB di IC

MATARAM, DS – Kegiatan Ramadhan Berzikir yang dihelat pemprov NTB di halaman Islamic Center NTB …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *