Rabu , 4 April 2018
Home / Religi / Inilah Kata TGH Syafwan Hakim Tentang Ali BD
TGH Syafwan Hakim (kiri)

Inilah Kata TGH Syafwan Hakim Tentang Ali BD

Saya kenal dengan Ali BD sudah lama sekali. Itu sekitar tahun 1970-an. Ali BD sangat berjasa di Ponpes Nurul Hakim. Dulu beliau yang membantu kita sewaktu beliau masih di LSM. Jadi, banyak sekali jasa-jasanya di Pondok Pesantren Nurul Hakim. Sehingga kita merasa berhutang padanya.

Kesan saya, beliau itu suka ceplas-ceplos kalau bicara, tidak sungkan. Sebaliknya kita pun jika berbicara dengan beliau tidak merasa malu. Beliau pekerja keras.

Sejak periode pertama menjadi bupati beliau sudah menegakkan syariat zakat. Ketegasan itulah yang luar biasa pada Ali BD. Makanya dulu pernah saya ajak teman-teman untuk studi banding tentang zakat itu. Jadi,  kalau rata-rata kebijakan pemerintah seperti Ali BD, yang melaksanakan syariat zakat untuk membantu masyarakat dalam mengatasi masalah kemiskinan maka NTB ini akan makmur.

Termasuk ini yang kita inginkan pada Bupati Lombok Barat, bisa menerapkan zakat seperti yang berlaku di Lombok Timur. Alhamdulillah sekarang Lombok Barat zakatnya sudah bagus. Artinya sekarang zakat itu diurus sejak TGB menjadi Gubernur NTB.

Memang sebelumnya zakat ini sudah ada, tetapi belum dijadikan sebagai suatu kebijakan oleh pemerintah kecuali secara berkala. Contohnya jika ada diskusi tentang zakat, setelah pertemuan selesai maka masalah zakat itu juga selesai tanpa ditindaklanjuti.

Sekarang pengurus betul-betul di SK-kan dan digaji. Saya lihat langkah seperti itu Ali BD lakukan, bahkan Lombok Timur itu bisa mengumpulkan zakat Rp 12 miliar pertahun. Itu yang luar biasa. Kebijakan yang beliau lakukan itu sangat menarik.

Beliau juga sejak menjadi Bupati Lombok Timur, mengadakan perayaan untuk memperingati Hari Besar Islam yaitu 1 Muharram. Jadi, peringatan 1 Muharram ini bisa dijadikan sebagai momentum ummat Islam untuk meningkatkan semangat Hijrah. Menurut saya ini tidak boleh berhenti. Tidak hanya terbatas pada Muharram, tetapi semangat Hijrah itu akan ada setiap saat. Semangat Hijrah itu artinya ada perubahan, dari yang kurang menjadi lebih, dari yang tidak baik menjadi baik. Sehingga itu harus ada di dalam hati kita, di organisasi, dan di segala kegiatan kita, itu yang penting. Kalau peringatan itu kan hanya sebagai suatu momen motivasi, tetapi harus ada semangat kita.  Itulah gebrakan-gebrakan yang dilakukan Ali BD di Lombok Timur.

Secara pribadi, saya kira pak Ali cukup layak sebagai pemimpin NTB. Karena yang pertama, beliau sudah mempunyai pengalaman operasional. Artinya lewat LSM beliau cukup banyak mengenal masyarakat bawah.

Yang kedua sudah dua periode menjabat sebagai bupati. Ini adalah suatu pegalaman berharga.

Jadi, modal untuk menjadi gubernur itu sudah banyak. Beliau juga cukup dikenal, baik ditingkat kabupaten, bahkan di tingkat provinsi. Sehingga beliau tidak asing lagi, baik sebagai orang LSM atau sebagai pejabat. Yang penting beliau istiqomah, dan tentu harus membangun hubungan baik dengan masyarakat.  Seperti NW, NU, Marakitta’limat, Muhammadiyah, Salafi, harus bisa bersinergi. Walaupun tidak bisa kita hindari ada perbedaan-perbedaan, persamaannya kan aqidah. Yang sering keliru, kita ini kadang-kadang tidak ingat bahwa aqidah kita itu sama. Kadang-kadang kita hanya melihat perbedaanya saja tanpa menganalisa persamaan. Kalau kita melihat perbedaan, kita tidak akan pernah bisa berteman dan bersatu. Tetapi tatkala kita melihat aqidah kita sama maka tidak akan ada perbedaan.

Perbedaan itu adalah kekuatan. Bukan sumber bencana  tetapi rahmat. Memang orang akan melihat perbedaan itu bencana, tetapi saya melihatnya tidak. Secara sederhana kita lihat jari-jari kita, semuanya berbeda. Justru dengan semua perbedaan itu akan menjadi suatu kekuatan. Dengan perbedaan itu maka tangan kita akan terlihat sempurna. Jadi, perbedaan itu dinamika kekuatan.

Secara pribadi Pondok Nurul Hakim pernah dibantu seperti tenaga guru, juga termasuk yang lain. Beliau itu sangat berjasa di Pondok Nurul Hakim. Tetapi sekarang, mungkin karena beliau sibuk sehingga jarang kita bertemu. Meskipun begitu hubungan itu akan tetap ada dari dulu sampai sekarang bahkan untuk kedepannya. ian

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

PERLU KESEIMBANGAN DUNIA AKHERAT

LAMPUNG,DS-Gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi memenuhi undangan Takmir masjid Ad-Du’a, untuk menyampaikan tausiyah di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *